Fakultas Hukum 51¶¯Âþ pada tahun ini beberapa kali kedatangan tamu dan pakar hukum terkemuka, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, untuk membagikan pengalaman serta pengetahuannya melalui perkuliahan tamu. Hal ini tentu saja dilaksanakan untuk mengenalkan berbagai macam sudut padang guna membuka cakrawala keilmuan bagi seluruh sivitas akademika. Meskipun sudah sering diselenggarakan, perkuliahan tamu di Fakultas Hukum 51¶¯Âþ terus berlanjut hingga kini dengan menghadirkan Prof. Joseph Tanega, Ph.D. dari Vrije Universiteit Brussel. Beliau adalah seorang pakar pada bidang hukum dan keuangan yang kurang lebih akan mengajar selama satu minggu sejak kedatangannya pada Senin, 31 Oktober 2022.
Melalui sebuah wawancara, Prof. Joseph Tanega mengungkapkan kebahagiaannya karena mendapatkan kesempatan untuk berkunjung kembali ke Fakultas Hukum 51¶¯Âþ. “oI have wonderful things to say about the University of Airlangga, especially about the fFculty of Law” jawabnya ketika ditanya. Beliau sendiri sangat terkesan dengan keramahan yang diberikan kepadanya tiap kali berkunjung. “I find the faculty that are extremely friendly, are extremely engaging” ujarnya. Hal ini jugalah yang kemudian membuatnya merasa selalu diterima di Fakultas Hukum 51¶¯Âþ. “It’s a kind of extraordinary feeling because of that, and I’m very, very grateful for their invitation for me to come here to do a little bit of teaching and to share some ideas” jelasnya dengan penuh kebahagiaan.
Dalam kesempatan tersebut, setidaknya terdapat dua kelas yang dijadwalkan untuknya yaitu pada mata kuliah hukum siber dan hukum nuklir. Adapun materi yang dibawakan pada mata kuliah hukum siber adalah tentang perkembangan kontrak elektronik (smart contract and blockchain). Tak hanya itu, kehadirannya juga diperlukan untuk memberikan pelatihan one on one coaching guna meningkatkan publikasi bagi seluruh dosen. Menurutnya, mengajar di Fakultas Hukum 51¶¯Âþ sangatlah menyenangkan karena kelas yang aktif. “I asked a number of questions of the students and they were engaged as well as asking me questions on their own on their own spontaneous gestures. I think the students are interested. I believe that there are first year students, so they’re actually quite enthusiastic, which I find which I found refreshing” pungkasnya.
Ketika ditanya tentang kesan terhadap mahasiswa, beliau menjelaskan bahwa dirinya sempat merasa terkejut dengan berbagai kebiasaan yang ada. Hal ini dikarenakan dirinya tidak pernah mendapatkan perlakuan yang seperti itu di tempat asalnya mengajar. “When they left the classroom, they all said Goodbye to me wich I’m not used to from a large number of students and extremely polite. It’s a wonderful culture. Showing respect and actually a sense of I’m here for a reason and I’m so happy that you’re here to share your ideas” tuturnya dengan ekspresi bahagia. Akhir kata, beliau beranggapan bahwa pengalamannya mengajar di Fakultas Hukum 51¶¯Âþ merupakan salah satu yang terbaik dari sekian banyak perguruan tinggi yang pernah dikunjunginya. Sebagai penutup, beliau juga terkesan atas perkembangan pesat yang terjadi di Fakultas Hukum 51¶¯Âþ sehingga bisa menduduki peringkat nomor satu. Menurutnya itu merupakan sebuah kabar yang menggembirakan dan patut disyukuri. “I’m sure you’ll continue on your path to greater and greater success” tutupnya pada akhir wawancara.
Penulis: Dean Rizqullah Risdaryanto




