Amelogenesis
Amelogenesis merupakan proses pembentukan enamel pada gigi, Protein matriks enamel akan disekresikan oleh ameloblas, lalu terdegradasi serta secara proteolitik akan dihilangkan juga oleh ameloblas. Pada tahap sekretori, ameloblas , ameloblas akan mengeluarkan seperti amelogenin, ameloblastin, enamelin dan matriks metalloproteinase-20 (MMP20) serta calbindin.
Sodium Fluoride Paparan fluoride pada dosis dan durasi tertentu dapat mengubah jumlah sel ameloblas yang diperlukan untuk proses amelogenesis. Sumber daya alam seperti tumbuhan dan trace element seperti fluorida didapatkan oleh lingkungan. Pada periode amelogenesis, fluoride sangat penting untuk tumbuh kembang gigi. Proses amelogenesis kompleks dan tidak biasa oleh karena pengaruh banyak faktor yang saling berhubungan. Amelogenin dan proteinase lain, yang paling signifikan adalahAmelogenin, memainkan peran penting dalam proses amelogenesis.Fluorida yang berlebihan mempunyai efek negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan gigi, terutama pada masa amelogenesis. Proses ini menyebabkan hipoplasia email atau fluorosis.Metabolisme sel ameloblast mungkin terpengaruhdan terganggu oleh kadar fluorida yang tinggi, dan ini dapat menghasilkan proses apoptosis berkepanjangan yang akhirnya membunuh sel.
Metode dan Hasil Riset ini menggunakan hewan coba tikus Wistar sebagai model sehingga diperlukan persyaratan pengelolaan hewan coba saat perlakuan sampai pengorbanan sesuai dengan Animal Ethics, dan telah dinyatakan laik etik oleh Komite Perawatan dan Penggunaan Hewan (Animal Care and Use Committee, a research ethic committee) di Fakultas Kedokteran Hewan 51¶¯Âþ, dengan surat kelaikan etik No.191- KE. Riset dilakukan pada 60 tikus, usia 10-11 minggu, berat 150“170 gram, dan tikus sehat. Penelitian dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok pertama diberi akuadest steril sebagai kelompok kontrol. Kelompok kedua diberikan 2 ml air suling steril dengan 6,75 mg fluorida (MERCK, Kenilworth, NJ; nomor registrasi produk 1.06449.0250). Dipersiapkan larutan dengan menggunakan air panas sebanyak 2 ml untuk setiap kelompok. Model hewan coba pada masing-masing kelompok harus ditidurkan. Kemudian dilakukan penilaian sesuai dengan tujuan penelitian setelah diberi perlakuan selama 24 hari. Penelitian dilakukan dengan menghitung ekspresi berbagai protein seperti proteinase, amelogenin, caspase-3, dan matriks metalloproteinase-20. Ekspresi dua protein dan proteinase dihitung per 10 HPF, dan dinilai menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x dengan .metode pemeriksaan melalui tehnik pewarnaan indirek imunohistokimia (IHK) peroksidase. Temuan riset ini membuktikan bahwa induksi sodium fluorida akan meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan, meningkatkan keberadaan sel ameloblas, dan meningkatkan proses amelogenesis pada gigi tikus yang terpapar fluorida. Beberapa indikator nya adalah penurunan ekspresi caspase-3 dan penurunan ekspresi protein Amelogenin , peningkatan fungsi MMP-20 dalam proses degradasi Amelogenin dan peningkatan calbindin-28 kDa, peningkatan komposisi mineral email gigi, penurunan jarak antara sel ameloblas, dan peningkatan kepadatan dari matriks email gigi. enelitian ini membuktikan peran NaF dalam pembentukan email pada proses amelogenesis. Kesimpulannya induksi natrium fluorida mempercepat pemecahan fragmen menjadi protein Amelogenin yang lebih kecil, menurunkan fungsi caspase-3 dalam jangka panjang pada proses apoptosis, dan meningkatkan keterlibatan MMP-20 dan Calmodulin-28kDa dalam proses degradasi protein. Jarak antara sel ameloblas dan kepadatannya akan tetap karena tidak ada mekanisme kematian sel yang substansial. Namun, matriks gigi email yang terkena fluoride akan menjadi lebih padat. Para ilmuwan menemukan bahwa sodium fluorida dapat bertahan pada gigi yang terpapar fluorida dan dapat mempertahankan viabilitas sel ameloblas dan meningkatkan amelogenesis gigi.
Penulis : Soegeng Wahluyo, Kun Ismiyatin, Prawati Nuraini , Dian Agustin Wahjuningrum , Rhena Reifa Hariadi , Ardianti Maartina Dewi , Bhagyashree Thakur, Vineet Vinay , Cinitra Anindya.
.
Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:
http://www.jidmr.com
Soegeng Wahluyo, Kun Ismiyatin, Prawati Nuraini , Dian Agustin Wahjuningrum , Rhena Reifa Hariadi , Ardianti Maartina Dewi , Bhagyashree Thakur, Vineet Vinay , Cinitra Anindya (2023). Evaluation of the Impact of Sodium Fluoride on Amelogenesis in Rattus Novergicus.. Journal of International Dental and Medical Research 16 (3), 2023 : 30/09/2023 : 1098-1103. E-ISSN : 1309-100X
http://www.jidmr.com





