Tinjauan literatur komprehensif ini secara kritis mengkaji kejadian dan faktor risiko penting yang berkontribusi terhadap retinopati prematuritas (ROP) pada bayi sangat prematur dan berat lahir sangat rendah. Dengan menggabungkan spektrum penelitian, makalah ini dengan cermat mengevaluasi peran beragam usia kehamilan dan berat lahir sebagai faktor penentu utama yang mempengaruhi kerentanan bayi prematur terhadap ROP. Lebih jauh lagi, artikel ini menggambarkan hubungan rumit antara suplementasi oksigen, intervensi klinis yang penting, dan dampaknya terhadap patogenesis ROP, dengan menekankan pentingnya strategi pengelolaan oksigen yang optimal. Selain itu, tinjauan ini menjelaskan hubungan antara sindrom gangguan pernapasan (RDS), sebuah komplikasi umum pada neonatus prematur, dan peningkatan risiko terjadinya ROP.
Dengan menyelidiki sepsis dan transfusi darah sebagai kontributor potensial, penelitian ini meneliti pengaruhnya terhadap kejadian dan tingkat keparahan ROP pada populasi yang rentan ini. Sintesis ini menggarisbawahi kemajuan terkini dalam tindakan pencegahan, protokol skrining, dan pendekatan manajemen yang disesuaikan, menyoroti pentingnya deteksi dini dan intervensi yang ditargetkan. Namun, masih terdapat kesenjangan dalam literatur yang mendukung penelitian lebih lanjut untuk menjelaskan faktor risiko tambahan dan menyempurnakan praktik perawatan neonatal. Tinjauan ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk upaya penelitian berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman, mengoptimalkan strategi perawatan, dan mengurangi beban ROP pada bayi berisiko tinggi.
Penulis: Dr. Reni Prastyani, dr., Sp.M.
Jurnal: Risk Factors of Retinopathy of Prematurity among Very Preterm and Very Low Birth Weight Infants





