51动漫

51动漫 Official Website

Faktor Yang Berhubungan dengan Kesembuhan Terapi Ganda pada Pasien Gonore di RSUD Dr. Soetomo

Gonore (GO) merupakan penyakit infeksi menular seksual (IMS) yang paling sering terjadi, disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae (NG). Prevalensi di  Indonesia infeksi GO menempati urutan tertinggi penyakit IMS. GO menunjukkan kemampuan mengembangkan resistensi. Angka resistensi N.gonorrhoeae terhadap antibiotik meningkat dengan cepat, dengan munculnya cephalosporin-resistant gonorrhea. Terapi dan pengendalian infeksi Neisseria gonorrhoeae menjadi kompleks dan lebih sulit karena kemampuan mikroorganisme mengalami resistensi yang terjadi secara progresif terhadap antimikroba.

TheCenters for Disease Control and Prevention听(CDC) merekomendasikan penggunaan听terapi ganda yaitu cefixime 400 mg oral atau ceftriaxone 125 mg intramuskular ditambahkan azitromisin atau doksisiklin. Terapi kombinasi menggunakan dua antimikroba dengan mekanisme yang berbeda meningkatkan efektifitas dan menurunkan potensi kejadian dan penyebaran resistensi terhadap cephalosporin. Data yang terbatas menunjukkan bahwa terapi ganda dengan azithromycin dapat meningkatkan efikasi terhadap infeksi faringeal GO pada penggunaan cephalosporin.

Peningkatan resistensi mungkin akan terus berlanjut. Usaha yang dapat dilakukan dengan mencegah kejadian resistensi dan pengontrolan penyebaran resistensi adalah dengan meminimalisasi penularan, terdapat beberapa faktor yang berkaitan dengan kesembuhan sebagai strategi untuk mengontrol penyebaran resistensi. Hal tersebut perlu pendekatan yang komprehensif melalui penurunan insidensi gonore (tepat obat, patuh terapi, abstinensia seksual selama terapi, penatalaksanaan pasangan seksual yang efektif, penggunaan kondom, dan kontrol).

听Penelitian yang digunakakan dalam penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional retrospektif . Hasil penelitian ini didapatkan sejumlah 109 pasien GO periode 2017-2021 dan yang memenuhi kriteria inklusi sebesar 64 pasien. Faktor yang berhubungan dengan kesembuhan terapi ganda pada gonore didapatkan berupa abstinensia seksual dengan nilai p = 0,001 < 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan yang bermakna terhadap kesembuhan pasien gonore. Pasien abstinensia seksual 26 kali berpeluang sembuh dibandingkan pasien yang tidak abstinensia seksual selama terapi (95% CI = 3,9-170).

Kesimpulan dari penelitian ini adalah penjelasan pada pasien dengan baik dan benar sangat berpengaruh pada keberhasilan pengobatan dan pencegahan karena GO dapat menular kembali dan dapat terjadi komplikasi apabila tidak diobati secara tuntas. Pengobatan yang benar meliputi: pemilihan obat yang tepat untuk menghindari resistensi kuman, patuh terhadap pengobatan, abstinensia seksual sebelum penyakitnya dinyatakan sembuh. Pasangan seksual harus diperiksa dan diobati agar tidak terjadi fenomena ping pong. Hasil analisis menunjukkan faktor yang berhubungan dengan kesembuhan terapi ganda pada pasien GO adalah abstinensia seksual selama terapi.

Penulis: Dr.Afif Nurul Hidayati,dr.,Sp.KK(K)

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

Exploring factors Influencing the Efficacy of Dual Therapy in Gonorrhea Treatment: A Retrospective Study

Hamidah Luthfidyaningrum, Afif Nurul Hidayati, Damayanti, Muhammad Yulianto Listiawan, Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Linda Astari, Budi Utomo

AKSES CEPAT