UNAIR NEWS – Fakultas Vokasi 51动漫 (UNAIR) menggelar Sosialisasi OLIVIA 2025 pada Rabu (23/4/2024) di Aula Vokasi, Gedung A 51动漫 (UNAIR) Kampus Dharmawangsa-B. Narasumber dalam acara ini adalah Edith Frederika Puruhito.
Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) tahun 2025 akan menggelar tujuh rangkaian perlombaan yang mencakup 24 cabang lomba. Dengan penekanan kuat pada inovasi berkelanjutan sebagaimana tercermin dalam tema Unlocking the Wonders of Tomorrow: Bridging Innovation and Sustainability.
淎jang kompetisi bergengsi ini diharapkan menjadi wadah bagi para mahasiswa vokasi untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka. Dalam menghasilkan solusi-solusi inovatif yang juga memperhatikan aspek keberlanjutan, ujar Edith.
Cabang Lomba
Terdapat 24 cabang lomba dalam ajang kompetisi vokasi itu. UNAIR telah merekomendasikan beberapa program studi yang dinilai potensial meraih prestasi pada masing-masing cabang lomba.
Adapun 24 cabang lomba tersebut meliputi beragam bidang keahlian vokasi. Mulai dari teknologi informasi, desain kreatif, teknik elektro, hingga pariwisata dan bisnis. Untuk setiap cabang lomba, tim ahli dari fakultas telah mengidentifikasi prodi-prodi yang kurikulumnya paling relevan dan mahasiswanya memiliki kompetensi yang dibutuhkan.
淟angkah ini bertujuan untuk memastikan para peserta memiliki latar belakang keilmuan dan keterampilan yang relevan dengan bidang lomba. Sehingga kompetisi dapat berjalan secara optimal dan menghasilkan talenta-talenta terbaik dari berbagai disiplin ilmu terapan, katanya.
Lebih lanjut Ia menyampaikan bahwa rekomendasi ini bersifat sugestif dan tidak memaksa. “Kami ingin memberikan panduan yang bermanfaat bagi para mahasiswa yang tertarik untuk berkompetisi. Dengan memilih cabang lomba yang selaras dengan prodi yang mereka tekuni, mereka akan memiliki keunggulan kompetitif dan kesempatan yang lebih besar untuk meraih hasil maksimal,” terang Edith.
Alur Seleksi
Fakultas Vokasi UNAIR memberikan kesempatan emas bagi para mahasiswanya untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka melalui alur seleksi internal. Dalam pengumuman resmi dari pihak fakultas, mahasiswa yang berkeinginan untuk menjadi bagian dari kontingen OLIVIA UNAIR disarankan untuk mengikuti serangkaian seleksi internal.
Lebih lanjut, partisipasi aktif dalam coaching clinic dari Vokasi Student Squad menjadi sebuah kewajiban. 淢ahasiswa wajib untuk menghadiri coaching clinic ini. Minimal sebanyak lima kali sebagai bagian dari proses persiapan dan penilaian, imbuhnya.
Setelah melalui serangkaian sesi coaching, sistem akan secara otomatis memilih peserta yang paling berhak untuk mewakili Fakultas Vokasi UNAIR dalam ajang bergengsi OLIVIA. Dengan demikian, mahasiswa yang menunjukkan dedikasi, potensi, dan perkembangan signifikan selama coaching clinic memiliki peluang besar untuk terpilih.
“Inisiatif ini harapannya dapat menjaring talenta-talenta terbaik dari Fakultas Vokasi UNAIR untuk berkompetisi di tingkat nasional. Sekaligus meningkatkan prestasi dan nama baik fakultas di kancah pendidikan vokasi Indonesia,” Ucapnya. Pihak fakultas menekankan, “Bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan dan memiliki semangat untuk berprestasi, ini adalah kesempatan yang tidak boleh terlewatkan.”
Penulis: Arifatun Nazilah
Editor: Yulia Rohmawati





