51动漫

51动漫 Official Website

FIKKIA UNAIR Resmikan Kantor Baru Puspadaya Research Group

FOTO Sesi doa dan penyerahan tumpeng atas pembukaan kantor baru. (Foto: Istimewa)
FOTO Sesi doa dan penyerahan tumpeng atas pembukaan kantor baru. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Puspadaya Research Group, 51动漫 (UNAIR), menggelar acara tasyakuran dalam rangka peresmian kantor baru yang berlokasi di Kabupaten Banyuwangi. Acara ini berlangsung meriah pada Selasa (6/5/2025) dan dihadiri oleh seluruh civitas akademika serta mahasiswa FIKKIA UNAIR. Tasyakuran tersebut digelar di halaman kantor baru Puspadaya UNAIR sebagai bentuk rasa syukur dan langkah awal penguatan aktivitas riset di Wilayah Timur Jawa Timur. 

Ketua Puspadaya Research Grup, Susy Katikana Sebayang, SP MSc PhD mengatakan bahwa Research Group for Health and Well-being of Women and Children telah aktif sejak tahun 2017 dan secara konsisten menjalankan berbagai kegiatan riset serta pengabdian kepada masyarakat. Riset itu berfokus pada isu-isu kesehatan dan kesejahteraan perempuan dan anak, khususnya di Wilayah Timur Jawa Timur. Salah satu program penelitian strategis dari kelompok ini adalah Puspadaya, yang mulai dilaksanakan sejak Juli 2024.

Puspadaya merupakan penelitian yang bertujuan memanfaatkan sistem integrasi data untuk pemberdayaan kader dalam proses pengambilan keputusan di tingkat desa. Lokasi implementasi penelitian ini mencakup dua wilayah, yaitu Kabupaten Banyuwangi di Jawa Timur dan Kabupaten Maluku Tengah di Provinsi Maluku. Fokus utama Puspadaya adalah memperkuat kapasitas kader kesehatan dan perangkat desa agar dapat mengambil keputusan berbasis data yang tepat dan kontekstual dalam layanan kesehatan masyarakat.

淪ejak awal, kegiatan Puspadaya memang berpusat di kampus UNAIR Banyuwangi. Namun, seiring berkembangnya kegiatan riset dan kebutuhan operasional yang semakin kompleks, kami menyadari bahwa fasilitas yang ada di kampus tidak lagi memadai, ujar Susy.

Berangkat dari latar belakang tersebut, mereka membuka kantor khusus di luar kampus agar aktivitas penelitian, pengabdian masyarakat, dan kolaborasi dengan berbagai mitra berjalan optimal dan terorganisasi. 淗arapannya, kantor baru ini menjadi titik temu yang produktif antara akademisi dan masyarakat, tambahnya.

Selain penguatan kegiatan riset berbasis komunitas, UNAIR melalui research group juga tengah mempersiapkan studi banding internasional bersama Universiti Putra Malaysia (UPM). Studi banding itu akan mengkaji praktik pengelolaan manajemen kasus kekerasan seksual pada mahasiswa, baik di lingkungan UNAIR maupun UPM. Jika proposal pendanaan yang diajukan disetujui, kerja sama itu akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.

Tidak hanya menjadi pusat penelitian dan pengabdian, Susy juga menegaskan pentingnya peran research group sebagai ruang aktualisasi diri bagi mahasiswa.

淜ami berharap keberadaan research group ini tidak hanya menjadi pusat riset dan pengabdian masyarakat, tetapi juga membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk terlibat aktif. Kami ingin tempat ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk magang, berkarya, dan terlibat langsung dalam penelitian-penelitian yang berdampak nyata bagi masyarakat, paparnya.

Dengan peresmian kantor baru tersebut, UNAIR melalui research group-nya dapat semakin menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan riset yang aplikatif, berbasis data, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Penulis : Dheva Yudistira Maulana

Editor: Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT