Nanopartikel perak (AgNPs) telah banyak digunakan dalam pengembangan sediaan antibakteri. Pada pengembangan sediaan film untuk penghantaran obat secara topical, AgNP ditambahkan untuk meningkatkan sifat antibakteri. Pada sediaan film, kombinasi polimer alami adalah strategi yang efektif untuk meningkatkan sifat mekanik, memperpanjang waktu degradasi, mempertahankan permeabilitas gas dan uap, dan menjaga biokompatibilitas. Kitosan, suatu polimer polikationik, memiliki kemampuan membentuk film dengan sifat mekanik yang baik karena adanya ikatan ionik yang sangat kuat antara gugus hidroksil bermuatan negatif dan gugus amina bermuatan positif dalam kitosan, serta dapat membentuk sediaan film yang dapat meningkatkan moisture barrier pada penggunaan topikal. Fleksibilitas film kitosan dapat ditingkatkan dengan penambahan polimer lain, plasticizer, serta bahan lain, karena kitosan memiliki gugus amina (-NH2) dan hidroksil (-OH) dalam strukturnya, sehingga kitosan dapat berinteraksi dalam berbagai reaksi pengikatan silang. Karboksimetil kitosan adalah biopolimer yang larut dalam air yang merupakan turunan dari kitosan dengan karakteristik hidrofilik tinggi, dibuat dengan substitusi gugus karboksimetil ke struktur kitosan, yang membuatnya menjadi polimer amfoterik yang mengandung gugus -NH2 dan -COOH dalam rantai polimer. Selain kelarutannya yang sangat baik, karboksimetil kitosan memiliki sifat biokompatibel, biodegradable, kemampuan membentuk film dan sifat antibakteri. Kombinasi polimer alami kitosan-karboksimetil kitosan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan sifat mekanik dan memperpanjang waktu degradasi, menjaga permeabilitas gas dan uap air serta menjaga biokompatibilitas produk.
Dengan mempertimbangkan aspek tersebut, maka dilakukan pengembangan formulasi sediaan film nanokomposit kitosan-karboksimetil kitosan-AgNP untuk mendapatkan karakteristik fisik yang baik dan meningkatkan aktivitas antibakteri khususnya terhadap bakteri penyebab acne, Propionibacterium acnes. Film nanokomposit kitosan-karboksimetil kitosan-AgNP menunjukkan karakteristik yang lebih baik dibandingkan dengan film tanpa AgNP, ditunjukkan oleh peningkatan sifat fisik dan mekanik seperti swelling index, tensile strength, elongation break, dan modulus Young. Film nanokomposit kitosan-karboksimetil kitosan-AgNP juga memiliki aktivitas antibakteri lebih tinggi terhadap bakteri Gram positif, Propionibacterium acnes, dibandingkan dengan film tanpa AgNP dan meningkat seiring dengan peningkatan kadar AgNP ditinjau dari diameter zona hambat.
Retno Sari, Septian Dwi Mulyana, Muh. Agus Syamsur Rijal
Enhancing Chitosan-Carboxymethyl Chitosan Composite Film Properties By Silver
Nanoparticles Grafting For Acne vulgaris
Science and Technology Indonesia, Vol. 11, No. 2, April 2026





