51动漫

51动漫 Official Website

FKH Kembali Sapa Warga Tuban Ajarkan Pengolahan Pakan Ternak

DARI Kiri, Kepala Desa Widodo, Ketua BEM Devi Kurniawan, dan perwakilan panitia melakukan penanaman rumput odot Desa Sumurgung, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. (Foto: Istimewa)
DARI Kiri, Kepala Desa Widodo, Ketua BEM Devi Kurniawan, dan perwakilan panitia melakukan penanaman rumput odot Desa Sumurgung, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Setelah melakukan kegiatan bersama dengan masyarakat pada minggu pertama Mei, Sabtu (5/5), kini Departemen Sosial Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) 51动漫 kembali melakukan kunjungan ke Desa Sumurgung, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. Untuk yang kali kedua, kegiatan itu diberi nama FKH Menyapa 2018.

淚ni merupakan kegiatan lanjutan dari FKH Menyapa (minggu pertama Mei, Red) kemarin. Kami sangat senang karena kehadiran kami disambut baik oleh kepala desa, perangkat desa, dan masyarakat Desa Sumurgung serta pihak babinkamtibmas Polsek Montong dan babinsa, ujar Devi Kurniawan, ketua BEM FKH UNAIR.

Dengan mengusung tema pengolahan pakan pada ternak, kegiatan pada Sabtu揗inggu (1920/5) tersebut diawali dengan pemberian penyuluhan. Kemudian, kegiatannya dilanjutkan dengan demo pembuatan silase yang merupakan teknik pengawetan pakan. Nanti silase itu dapat digunakan pada musim paceklik pakan dan fermentasi pakan sebagai upaya peningkatan kualitas pakan bagi masyarakat.

Demo yang diberikan tersebut diharapkan dapat memberikan jawaban atas keluhan masyarakat karena tidak adanya pakan saat musim kemarau. Termasuk karena melimpahnya limbah pertanian saat musim hujan. Tidak hanya menggali potensi sumber daya manusia, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mengembangkan sumber daya alam dalam sektor pertanian dan peternakan.

Setelah melakukan demo, keesokan harinya mahasiswa memberikan 250 rumput odot. Tujuannya adalah saat musim kemarau tidak ada lagi keluhan masyarakat mengenai kekurangan pakan ternak.

SESI foto bersama dengan perangkat Desa Sumurgung, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, seusai pemberian rumput odot secara simbolis. (Foto: Istimewa)
SESI foto bersama dengan perangkat Desa Sumurgung, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, seusai pemberian rumput odot secara simbolis. (Foto: Istimewa)

Rumput odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya memiliki batangnya relatif pendek, pertumbuhannya relatif cepat, lebih disukai ternak, daunnya lembut dan tidak berbulu, dapat beradaptasi dengan lahan, dapat tumbuh sekitar 5080 batang dalam satu rumpun dan yang penting tidak memerlukan perawatan yang khusus, serta mempunyai kadar air sekitar 80 persen sehingga ternak bisa terhindar daridehidrasi.

Kepala Desa Sumurgung Widodo menyambut baik kegiatan lanjutan tersebut. Dia berharap masyarakat dapat menerima informasi dan inovasi yang telah diberikan. Termasuk mampu mengimplementasikannya agar dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat desa. (*)

Penulis: Pradita Desyanti

Editor: Feri Fenoria Rifai

AKSES CEPAT