UNAIR NEWS 51动漫 (UNAIR) kembali melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk lanjutan dan monitoring dari kegiatan sebelumnya di Desa Palembon, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, (4/5/2026) di Balai Desa Palembon.
Kegiatan ini berfokuskan pada pembekalan lanjutan, penambahan fasilitas pendukung, serta pendampingan intensif kepada peternak. Hal ini terlaksana guna memastikan keberlanjutan program serta optimalisasi implementasi ilmu yang telah diberikan pada kegiatan sebelumnya.
Tim FKH UNAIR yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa memberikan berbagai materi strategis, mulai dari peningkatan kesehatan ternak, manajemen pakan, hingga inovasi dan teknologi. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan pelatihan pengolahan produk peternakan untuk meningkatkan nilai tambah hasil usaha.

Dalam kegiatan tersebut, turut disampaikan materi penyuluhan mengenai tanaman herbal terapan untuk kesehatan ternak oleh Prof Dr Mochamad Lazuardi drh MSi. Materi ini memberikan wawasan kepada peternak tentang pemanfaatan bahan alami yang ramah ternak. Prof Lazuardi juga menekankan bahan alami dapat berperan sebagai alternatif dalam menjaga kesehatan ternak secara lebih ramah lingkungan dan ekonomis.
Tak hanya itu, materi terkait optimalisasi produk ternak melalui pembuatan abon juga terlaksana dengan pemateri Ibu Hermin Anggraeni SE. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pelatihan praktis mengenai pengolahan hasil ternak menjadi produk olahan bernilai ekonomi lebih tinggi. Sekaligus, membuka peluang usaha baru yang bermanfaat dan mudah bagi masyarakat desa.
Komitmen FKH UNAIR dalam Pengabdian Berkelanjutan
Wakil Dekan II FKH UNAIR, Prof Dr Epy Muhammad Luqman drh MSi turut hadir dan memberi sambutan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat berbasis potensi lokal.
Ia menyampaikan bahwa Desa Palembon sebagai desa binaan memiliki potensi besar di sektor peternakan. Potensi tersebut perlu terus berkembang melalui pendampingan berkelanjutan. Menurutnya, keberlanjutan program menjadi kunci dalam memastikan dampak nyata bagi masyarakat.

淧rogram ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja, tetapi terus kami lanjutkan melalui monitoring, evaluasi, serta penguatan fasilitas dan pendampingan agar masyarakat semakin mandiri. Kami harap warga masyarakat tidak hanya beternak bebek, namun menyerap ilmu yang sudah kami berikan, ujarnya.
Dukungan Pemerintah Daerah untuk Peningkatan Peternakan
Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Elfia Nuraini, menyampaikan apresiasi atas konsistensi FKH UNAIR dalam mendampingi masyarakat peternak di wilayahnya. Ia menyampaikan bahwa sinergi UNAIR dan pemerintah harus selalu harmonis untuk masyarakat.
Ia menekankan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah sangat penting dalam meningkatkan kapasitas peternak. Terlebih, dalam menghadapi tantangan sektor peternakan yang semakin hari semakin kompleks.
淜egiatan lanjutan seperti ini sangat membantu peternak dalam memahami dan mengadopsi teknologi serta praktik yang lebih baik. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut, ungkapnya.
Melalui program lanjutan ini, FKH UNAIR berharap dapat memperkuat transformasi sektor peternakan di Desa Palembon menjadi lebih modern, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.
Penulis: Ragil Kukuh Imanto





