51动漫

51动漫 Official Website

FKM UNAIR Bagikan Tips Optimalkan Profil di LinkedIn

Prof Dr Muhammad Aziz Rahman MBBS MPH CertGTC GCHECTL PhD menjelaskan bagian-bagian profil LinkedIn. (Foto: Istimewa)
Prof Dr Muhammad Aziz Rahman MBBS MPH CertGTC GCHECTL PhD menjelaskan bagian-bagian profil LinkedIn. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS –  Sekitar 1,8 bilyun dari total 8 bilyun orang di dunia memiliki profil di LinkedIn. Sehingga, LinkedIn menjadi salah satu platform besar yang dapat dimanfaatkan untuk menjalin koneksi dengan orang-orang di seluruh dunia. Kesempatan tersebut perlu didorong dengan profil LinkedIn yang bagus agar semakin banyak orang yang tertarik untuk terkoneksi dan terlihat menonjol di mata perusahaan.

Pentingnya membangun profil LinkedIn yang baik dibenarkan oleh Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) 51动漫 (UNAIR), Prof Dr Santi Martini dr M Kes. Ia menyebut bahwa profil LinkedIn dapat menciptakan kesan yang baik sehingga bisa menarik banyak pihak.

淧rofil LinkedIn yang baik mampu menciptakan kesan yang baik dan bisa menarik orang lain. Sehingga, kita bisa berkolaborasi dengan orang-orang di seluruh dunia, ucapnya saat Kuliah Tamu pada Kamis (12/6/2025).

Kuliah Tamu yang digelar dalam dua sesi itu mengundang adjunct professor dari Federation University, Australia. Sesi pertama disampaikan oleh Profesor Dr Muhammad Aziz Rahman MBBS MPH CertGTC GCHECTL PhD yang telah berpengalaman dalam menjalin banyak kolaborasi global. Ia membahas terkait tips mengoptimalkan profil di LinkedIn.

Prof Dr Muhammad Aziz Rahman MBBS MPH CertGTC GCHECTL PhD menyebutkan bahwa langkah pertama adalah memasang foto profil LinkedIn yang profesional. Gunakan foto dengan latar belakang netral tanpa ada objek atau pemandangan. 

淛angan crop foto dari kegiatan, itu terlihat tidak profesional. Lakukan pemotretan yang lebih profesional seperti foto passport, tegas Kepala Public Health and Research Advisor Federation University itu.

Kedua, pastikan mengisi bagian About yang dapat diisi dengan rangkuman karir, perjalanan akademik, maupun riset-riset yang telah dilakukan. Ia menyebut bahwa bagian ini tidak kalah penting sebab orang yang tertarik dengan suatu profil akan membaca bagian About. 淏uat rangkuman resume dalam 2 atau 3 paragraf, bisa juga dengan menggunakan bantuan tools AI untuk membuat About yang menarik, ujarnya.

Kemudian, Prof Aziz juga mengingatkan untuk mengisi bagian-bagian lain seperti Pengalaman Kerja, Pendidikan, Proyek, Volunteer, Organisasi, Publikasi, hingga Penghargaan yang pernah didapatkan. Ketika mengisi bagian-bagian tersebut, LinkedIn akan meminta pengguna untuk mengisi skill-skill yang relevan. Ia berpesan untuk meminta endorsement atau semacam validasi atas skill yang diinput.

淢颈苍迟补 endorsement ke teman atau kolega. Endorsement tersebut bisa diartikan sebagai pengakuan mereka atas skill kita. Jangan lupa untuk memberikan endorsement ke teman atau kolega kita, terangnya.

Selain endorsement, ia juga menyebut pentingnya meminta rekomendasi tentang pekerjaan atau proyek yang pernah dilakukan. Ia menyebut bahwa salah satu tanda profil LinkedIn yang buruk adalah tidak adanya rekomendasi. 淢颈苍迟补 rekomendasi ke orang yang pernah bekerja sama dengan kita entah itu supervisor, mentor, kolega, atau teman. Jangan lupa untuk memberikan rekomendasi balik ke mereka, pesannya.

Prof Aziz menuturkan bahwa membuat postingan di LinkedIn sangat penting sebab dapat meningkatkan visibilitas profil. Menurutnya, penggunaan tagar (#) dan tag (@) sangat berperan dalam menjangkau banyak penonton. 淛ika kita memasang tagar maka postingan kita akan muncul bila seseorang mencari dengan kata kunci tersebut. Begitupun dengan tag, postingan kita akan muncul di beranda pengikut orang yang kita tag, jelasnya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa ada waktu-waktu tertentu untuk memposting di LinkedIn agar postingan yang dibuat dapat dijangkau lebih banyak orang. Hari Selasa dan Rabu adalah waktu terbaik untuk mengunggah konten. 淏iasanya orang akan sibuk bekerja di hari Senin, apalagi saat weekend orang-orang tidak akan membuka LinkedIn. Jadi, hari Selasa dan Rabu pukul 10 hingga 12 dan pukul 4 sore adalah waktu terbaik, tekannya. LinkedIn juga telah menyediakan fitur penjadwalan postingan yang bisa dimanfaatkan untuk membuat postingan di waktu-waktu tertentu. 

Penulis: Septy Dwi Bahari Putri

Editor: Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT