Quercetin dapat diformulasi sebagai mikrosfer menggunakan polimer, dan kualitas mikrosfer ini dipengaruhi proses pembuatan dan jenis polimer. Studi ini membandingkan teknik dengan pengadukan kecepatan tinggi dengan ultra-turrax (metode 1) dan pompa dosis peristaltik (metode 2) untuk menghasilkan mikrosfer quercetin-pektin. Metode yang digunakan melibatkan quercetin-pektin melalui proses gelasi ionik. Enam formula dibuat untuk setiap metode, menggunakan pektin yang diekstrak dari kulit naga merah dengan asam oksalat, serta pektin apel komersial dan pektin kulit jeruk pada konsentrasi 1% dan 1,5%. Parameter yang dievaluasi meliputi FTIR, hasil, kadar air (MC), indeks polidispersitas, ukuran partikel, pemuatan obat (DL), efisiensi enkapsulasi (EE), Mikroskop Elektron Pemindaian, Indeks Carr, rasio Hausner, indeks pembengkakan, dan pelepasan obat in vitro. Hasil penelitian menunjukkan kisaran EE untuk metode 1 dan 2 berturut-turut yaitu 83,27-96,37% dan 84,13-93,87%; indeks pembengkakan 92,8卤3,25-96,2卤3,26% dan 94,5卤3,41-97,7卤2,43%; MC 2,58卤0,31-3,64卤0,57% dan 2,93卤0,15-3,64卤0,27%; PDI kedua metode adalah 0,003%; DL yaitu 2,03卤0,11-2,37卤0,77% dan 2,75卤0,03-2,94卤0,51%; EE 70,34卤0,72-83,78卤1,47% dan 73,49卤0,89-90,61卤1,49%. Pelepasan in vitro hingga 600 menit untuk metode 1 67,83卤5,88-91,94卤5,84%; dan metode 2 69,64卤3,14-92,29卤4,82. Profil FTIR menunjukkan kemiripan antara kedua pendekatan tersebut, menunjukkan keberadaan gugus O-H, C-O, dan C-H, yang menunjukkan kesamaan dalam komposisi molekul kuersetin dan pektin. Mikrosfer yang diproduksi menggunakan pompa dosis peristaltik menghasilkan nilai DL, EE, uji pelepasan, indeks Carr, dan rasio Hausner yang lebih baik dibandingkan dengan yang diproduksi menggunakan metode 1 (p > 0,05). Pompa dosis peristaltik menghasilkan hasil yang lebih tinggi, morfologi sferis yang lebih baik dan menunjukkan peningkatan kinerja mikrosfer relatif terhadap teknik ultra-turrax.
Penulis : Dewi Melani Hariyadi
Informasi detail riset kami dapat diakses pada:
Microsphere formulation of quercetin-pectin from red dragon skin: Comparison of encapsulation techniques
Muhammad Fariez Kurniawan, Finisha Prigestiya Dinanti, Dwi Setyawan, Dewi Melani Hariyadi
Pak. J. Pharm. Sci., Vol.39, No.1, January 2026, pp.186-198
ISSN 2580-4391





