Fraktur multifokal pada satu ekstremitas atas menunjukkan gambaran klinis yang signifikan tantangan, seringkali diakibatkan oleh dampak energi tinggi seperti kecelakaan kendaraan bermotor atau jatuh parah. Cedera ini memerlukan pendekatan manajemen yang kompleks dan beragam, mulai dari perawatan akut awal hingga rehabilitasi jangka panjang.
Seorang laki-laki berusia 25 tahun dirawat di unit gawat darurat setelah ditabrak kendaraan,mengalami beberapa patah tulang di ekstremitas kanan atasnya, termasuk skapula, humerus proksimal, radius, dan tulang hasta. Penatalaksanaan awal melibatkan stabilisasi fraktur dengan fiksasi eksternal dan melakukan kraniotomi untuk hematoma epidural terkait. Setelah stabilisasi, perbaikan bedah definitif dilakukan, termasuk ORIF untuk humerus dan radius ulna, dilanjutkan dengan rehabilitasi untuk mengatasi defisit fungsional.
Beberapa minggu setelah mengunjungi klinik rawat jalan, luka operasi telah sembuh dengan baik. Namun, pasien mangkir karena ketidakpatuhan. Tujuh bulan pasca operasi, pasien kembali ke rumah sakit klinik, mengeluh keterbatasan gerak pada bahu, siku, dan pergelangan tangan. Keterbatasan rentang gerak diamati pada sisi kanan pasien ekstremitas atas, dengan skor DASH 78,3 (menunjukkan ekstrim disabilitas). Pasien menunjukkan rentang gerak yang sangat terbatas di ekstremitas kanan atas. Pergerakan bahu dibatasi hingga 50â—¦ dalam abduksi, 40â—¦ dalam fleksi, dan rotasi dibatasi hingga 30â—¦ secara internal dan 20â—¦ secara eksternal. Siku menunjukkan fleksi 75â—¦ dengan No. ekstensi, dan rotasi dibatasi dengan pronasi ditetapkan pada 60â—¦ dan tidak supinasi. Fleksi pergelangan tangan dikurangi menjadi 30â—¦ dan ekstensi pasif menjadi 20â—¦, dengan deviasi ulnaris pada 50â—¦ dan tidak ada deviasi radial. Keterbatasan ini sangat berdampak pada penggunaan fungsional lengan kanan pasien. Evaluasi radiologi menunjukkan nekrosis avaskular pada bagian proksimal humerus, penyatuan batang ulnaris, sinostosis radioulnar proksimal, malunion radius distal, dan subluksasi sendi pergelangan tangan
Fraktur multifokal pada satu ekstremitas atas, terutama bila terkait dengan politrauma, mewakili skenario cedera yang kompleks memerlukan penatalaksanaan yang komprehensif. Insiden cedera ini adalah penting dalam trauma energi tinggi, seperti kecelakaan kendaraan bermotor atau jatuh dari ketinggian yang signifikan, dan trauma berenergi rendah pada lansia
populasi yang menderita tulang osteopenia . Penelitian telah menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas jalan raya (RTA) adalah penyebab utama ekstremitas patah tulang, terhitung lebih dari 70% kasus di negara berkembang. Kombinasi fraktur pada satu ekstremitas atas dapat mencakup berbagai macam lokasi anatomi seperti humerus proksimal, radius distal, dan ulna, dengan pasangan umum seperti fraktur radius distal dan proksimal humerus. Mekanisme cedera seringkali melibatkan rotasi yang signifikan atau gaya aksial yang diterapkan pada lengan selama trauma, menyebabkan pola fraktur yang kompleks. Fraktur multifokal ini adalah sering terlihat pada kasus politrauma, yang secara bersamaan mengancam jiwa cedera seperti trauma kepala atau cedera dada dapat mempersulit kondisi pasien.
Fraktur multipel pada satu ekstremitas atas biasanya disebabkan oleh trauma berenergi tinggi yang memberikan tekanan signifikan pada ekstremitas, sehingga memerlukan strategi penatalaksanaan yang komprehensif. Perawatan yang efektif melibatkan intervensi bedah yang tepat waktu, terutama Open Reduction Internal Fixation (ORIF), ditambah dengan perawatan pasca operasi yang cermat untuk memulihkan fungsi dan mencegah komplikasi. Prognosis tergantung pada tingkat keparahan cedera, kecepatan respon medis, dan kepatuhan terhadap rehabilitasi. Meskipun teknik bedah canggih telah meningkatkan hasil, kompleksitas cedera tersebut masih dapat menyebabkan gangguan fungsional jangka panjang dengan berbagai tingkat. Pendekatan multidisiplin sangat penting untuk memaksimalkan pemulihan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Penulis: Florensius Ginting, Mohammad Zaim Chilmi
Detail tulisan ini dapat dilihat di:





