UNAIR NEWS – Mahasiswa 51动漫 (UNAIR) catatkan prestasi membanggakan melalui sebuah inovasi bertajuk Riveron. Ide ini merupakan sebuah sistem intervensi pencemaran air sungai, lengkap dengan pemantauan berbasis aplikasi cloud. Berkat ide tersebut, Cristofanny Nathaniella Naibaho (), Hesti Prihandini (FTMM), dan Lingghia Putri Atma Negara () berhasil kantongi gelar Juara II Lomba Esai Nasional Riset dan Keilmuan (LARIK) Universitas Diponegoro.
Kepedulian Terhadap Lingkungan
Mewakili timnya, Cristofanny menerangkan Riveron hadir dari kekhawatiran tim atas kelestarian sungai yang semakin hari semakin terancam. Sistem ini memanfaatkan integrasi internet of things (IoT) dan bio-aktuator mikroba untuk memantau kondisi kualitas air sungai secara real-time. Melalui fitur Monitoring System, Riveron mampu mengukur parameter penting seperti pH, suhu, konduktivitas listrik, kekeruhan, dan kadar oksigen terlarut.
沦颈蝉迟别尘 Environmental Education juga berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kualitas air. Dengan pendekatan ini, Riveron mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) seperti kesehatan yang baik, air bersih, dan inovasi teknologi lingkungan, jelas Cristofanny.

Selain itu, ada pula fitur Community Reporting yang memungkinkan masyarakat untuk melaporkan indikasi pencemaran langsung melalui aplikasi. Sementara Watershed Community berfungsi mengintegrasikan berbagai pihak untuk menjaga kelestarian lingkungan sungai.
Konsistensi dan Kemauan Belajar
Meskipun sempat terkendala koordinasi yang sulit antaranggota tim, kerja sama dan komitmen membuat tim ini berhasil menemukan jalan keluar. Kuncinya adalah dengan meningkatkan komunikasi dengan melakukan pertemuan rutin serta membagi peran dengan lebih jelas.
淪trategi utama yang membuat kami lebih menonjol adalah konsistensi dan kemauan untuk terus belajar. Kami tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses mulai dari riset mendalam, memahami kebutuhan tim, hingga berani mencoba hal baru meskipun belum sepenuhnya yakin, ungkap Cristofannya.
Tidak berhenti di situ, tim UNAIR juga mengutarakan bahwa setiap mahasiswa memiliki potensi yang luar biasa, hanya saja sering kali ragu untuk memulai. 淛angan takut gagal, karena dari kegagalan kita belajar hal yang tidak diajarkan di perkuliahan. Teruslah percaya diri, ambil setiap kesempatan yang datang, dan yakini bahwa usaha yang konsisten akan selalu membuahkan hasil, tambahnya.
Penulis: Dinnaya Mahashofia
Editor: Yulia Rohmawati





