UNAIR NEWS – Artikel ilmiah populer bagaikan jembatan ilmu pengetahuan dari ruang akademik agar masyarakat luas mampu memahami substansinya. Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) 51动漫 (UNAIR) memfasilitasi pembahasan tersebut dalam Pelatihan Kepenulisan pada Minggu (7/9/2025).
Pelatihan ini menghadirkan Aidatul Fitriyah S Hum selaku International Marketing Specialist sekaligus Journal Manager di Indonesia Scientific Publication. Sayyaf Abiyyu selaku Presiden BEM FKM UNAIR 2025 menyampaikan bahwa seorang akademisi harus memiliki keterampilan menulis.
淏erbicara mengenai kepenulisan, teman-teman tentu ini adalah skill yang harus dimiliki oleh seorang akademisi. Sejarah dapat menjadi salah satu agar ide kita abadi, dengan tulisan. Mungkin usia kita hanya bertahan 50 atau 60 tahun, tetapi tulisan bisa bertahan hingga ratusan tahun. Jadi menulislah, maka teman-teman semua akan dikenang oleh dunia, ucap Sayyaf.
Membantu Publik Memahami Riset Ilmiah
Publik sering menganggap bahwa riset ilmiah sulit dipahami. Melalui pemaparan materi, Aidatul perkenalkan artikel ilmiah populer sebagai media agar publik mampu memahami riset.
淎rtikel ilmiah populer mempunyai karakteristik, yaitu akurat mengacu pada penelitian dan data ilmiah, menggunakan gaya bahasa sederhana, dan gaya penulisan mendekati jurnalistik dengan sentuhan storytelling, sehingga pembaca awam dapat memahami isi artikel, ungkap Aidatul.
Aidatul menjelaskan perbedaan artikel ilmiah dan artikel ilmiah populer. Secara tata bahasa, artikel ilmiah cenderung formal dan terdapat diksi yang sulit untuk orang awam pahami. Sedangkan, artikel ilmiah populer yang biasanya menggunakan gaya bahasa yang lebih populer dan komunikatif.
Lebih lanjut, Aidatul memaparkan tujuan penerbitan artikel ilmiah sebagai bentuk kontribusi maupun verifikasi suatu teori. Hal ini berbeda dengan artikel ilmiah populer, yang bertujuan mengedukasi dan memberikan advokasi kepada publik.
淏agi teman-teman yang masih belajar, bisa mencoba menulis artikel ilmiah populer berbasis narasi di media pers. Artikel ilmiah populer biasanya bersifat persuasif atau memberikan pengaruh, jelas Aidatul.
Strategi Menulis Artikel Ilmiah Populer
Pada sesi pemaparan materi, Aidatul juga mengungkapkan strategi menulis artikel ilmiah populer. Menurutnya, penting bagi penulis untuk memahami isu yang akan mereka kaji. Isu yang mereka angkat berasal dari sebuah riset dan relevan dengan zaman.
淩iset harus versi terbaru dan relevan. Selain itu, artikel ilmiah populer bida mengangkat fenomena yang sedang ramai menjadi perbincangan, seperti kebijakan tunjangan rumah oleh DPR. Meskipun belum ada riset formal, artikel ilmiah populer tetap dapat ditulis dengan mengacu pada data valid atau berdasarkan peristiwa di sekitar kita, tuturnya. .
Di akhir sesi, Aidatul menekankan pentingnya membaca ulang dan proofreading. Langkah ini merupakan cara untuk mengecek apakah ada repetisi informasi yang sudah ada di paragraf sebelumnya. Selain itu, pelaksanaan proofreading untuk memastikan naskah sudah sistematik. Penambahan visual berupa foto atau grafik, juga dapat menarik minat publik untuk mulai membaca.
Penulis: Kania Khansanadhifa Kallista
Editor: Ragil Kukuh Imanto





