Pandemi COVID-19 yang terjadi sejak akhir 2019, telah menjadi salah satu penyebab peningkatan kematian ibu sepanjang tahun 2020 dan 2021. Gejala infeksi COVID-19 pada ibu hamil sangat bervariasi. Mulai dari ringan(tanpa keluhan) sampai berat. Ibu hamil yang bergejala dapat mengalami peningkatan risiko untuk menjadi parah dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kematian ibu akibat COVID-19 di RSUD Dr Soetomo.
Penelitian ini menganalisis 15 kematian ibu dengan COVID-19. Analisis faktor risiko dan presentasi klinis yang dilakukan mendapatkan hasil:
- usia terbanyak berada pada kelompok usia 19-35 tahun (73,3%);
- Indeks massa tubuh (IMT) mayoritas 25-29,9%;
- rata-rata lama waktu rawat inap adalah 5 hari;
- dan mayoritas hanya mempunyai satu penyakit penyerta/komorbid (53,33%).
Pada penelitian ini, CFR kematian ibu akibat COVID-19 sebesar 3,49%. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa tiga CFR COVID-19 dengan komorbiditas tertinggi adalah kardiovaskular (10,5%), diabetes melitus (7,3%), penyakit paru kronis (6,3%), dan hipertensi (6%).
Vaksinasi mengurangi risiko keparahan akibat COVID-19. Oleh karena itu diharapkan
pemberian vaksin SARS-CoV-2 pada Wanita usia reproduksi, baik saat sebelum, selama, dan setelah kehamilan.
Penulis: Devita Kurniawati, Budi Prasetyo, Hanindito Pandu, Arif Rahman Nurdianto
Link Jurnal:





