51动漫

51动漫 Official Website

Gel Sekretom dari SHED untuk Penyembuhan Pasca Ekstraksi: Modulasi Kadar BMP2 dan TNF-伪 sebagai Target Molekuler Utama

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Penyembuhan luka setelah pencabutan gigi adalah proses kompleks yang memerlukan regulasi molekuler yang presisi. Protein Morfogenik Tulang-2 (BMP-2) mempromosikan osteogenesis, sementara Faktor Nekrosis Tumor- alfa (TNF-伪) memediasi peradangan. Secretome yang dihasilkan dari Sel Punca Gigi Susu Manusia Gigi Susu (SHED) menawarkan terapi sel bebas yang menjanjikan untuk penyembuhan pasca-ekstraksi,  berpotensi memodulasi molekul-molekul kunci ini. Studi ini bertujuan untuk mengukur konsentrasi BMP-2 dan TNF-伪 dalam gel sekretom SHED dan mengevaluasi kontribusi potensialnya terhadap penyembuhan luka pasca-ekstraksi. SHED dibudidayakan dan sekretom dikumpulkan pada passage ke-4, kemudian dibersihkan. Konsentrasi BMP-2 dan TNF-伪 diukur menggunakan Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA) pada 10 replikasi. Data dianalisis untuk distribusi, rata-rata, dan korelasi.

Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi BMP-2 berkisar antara 3,22 hingga 5,38 ng/mL (rata-rata = 4,53 卤 0,62 ng/mL), sedangkan TNF-伪 berkisar antara 147,87 hingga 266,62 pg/mL (rata-rata = 203,48 卤 38,08 pg/mL). Kedua analit menunjukkan distribusi normal. Rata-rata rasio BMP-2:TNF-伪 adalah 0,023, menunjukkan profil pro- regeneratif. Tidak ditemukan korelasi signifikan antara tingkat BMP-2 dan TNF-伪 (r = 0,43, p = 0,22). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gel sekretom SHED memberikan konsentrasi BMP-2 yang konsisten dan mempromosikan pembentukan tulang, disertai dengan tingkat TNF-伪 yang terkontrol, mendukung lingkungan yang seimbang untuk regenerasi tulang dan resolusi peradangan pasca ekstraksi. Temuan ini menunjukkan adanya potensi gel sekretom SHED sebagai adjuvan regeneratif dalam penyembuhan luka gigi pasca pencabutan

Penulis: Prof. Dr. Rini Devijanti Ridwan, drg., M.Kes.

Link:

AKSES CEPAT