UNAIR NEWS – Tim Fakultas Keperawatan (FKp) 51动漫 dari organisasi mahasiswa GenCorps (Green Nursing Corps) dan Ketua BEM FKp berangkat ke Lombok untuk menjadi relawan medis. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 14-19 Agustus. Selama di Lombok, tim dari FKp menetap di posko induk IKA-UA (Ikatan Alumni 51动漫) yang berlokasi di Bangsal, Pemenang, Lombok Utara.
Segala persiapan sebelum keberangkatan sudah dilaukan jauh-jauh hari. Di antaranya, penggalangan dana gabungan yang terkumpul kurang lebih Rp. 40 juta rupiah. Dana tersebut digunakan untuk membeli kebutuhan logistik korban, seperti beras, susu, mie instan. Termasuk juga kebutuhan lain seperti terpal, selimut, tenda, dan tempat tidur sementara.
Selain itu, dana juga digunakan untuk membeli kebutuhan obat-obatan ringan, seperti Ranitidin, Betadine, Vitamin C, Vitamin B-Complex, dan lain-lain. Semua bantuan yang terkumpul sudah dikirimkan lebih dahulu pada hari Minggu, (12/8) melalui jalur darat.
Selama kegiatan, tim dari FKp bekerjasama dan berkoordinasi dengan pihak Mahagana UNAIR dan Rumah Sakit Terapung UNAIR. Adapun kegiatan yang dilakukan oleh tim dari FKp di antaranya yaitu menyalurkan bantuan logistik ke posko induk IKA-UA yang kemudian didistribusikan untuk para korban.
Selain memberikan bantuan berupa logistik, tim dari FKp juga memberikan trauma healing dengan target utama yaitu anak-anak. Trauma healing bertujuan membantu melupakan memori buruk anak-anak terhadap bencana gempa yang terjadi dan memperbaiki memori mereka dengan memberikan memori dan suasana yang menyenangkan anak-anak.
Terhitung sampai Senin siang (13/8), gempa masih terjadi sehingga masyarakat tidak diperbolehkan untuk kembali ke rumah masing-masing. Sebab dikhawatirkan akan terjadi gempa susulan.
Kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan dari bencana gempa juga memicu terjadinya bencana sosial, seperti penjarahan karena kurang meratanya bantuan yang diberikan. Hal inilah yang kemudian membuat tim dari FKp tergerak untuk terjun langsung membantu meringankan beban korban di sana dengan memberikan bantuan dan pengobatan, baik secara fisik maupun psikis.
淪ebagai ketua GenCorps, saya harap GenCorps sebagai pelopor organisasi di bidang sosial bisa memberikan dorongan, khususnya kepada warga FKp agar lebih peka lagi terhadap lingkungan dan konflik-konflik yang terjadi di luar sana, ucap Ferly, ketua umum GenCorps FKp UNAIR.
淒i sisi lain saya harap dengan adanya kegiatan ini bisa memupuk rasa peduli dalam hal kemanusiaan kepada mahasiswa FKp. Karena kita adalah calon perawat, dan menurut saya itu penting, tambahnya.
Tim GenCorps yang berangkat ke Lombok yaitu Ferly, Tirta, dan Fahri, beserta Nopen selaku Ketua BEM FKp UNAIR.
Dengan adanya bantuan ini semoga bisa mengurangi beban saudara kita yang ada di Lombok. Sekecil apapun bantuan yang kita berikan sangat berarti bagi saudara kita. Bukan banyak atau mewahnya bantuan yang kita berikan, namun rasa kepeduliaan kitalah yang bisa mengobati luka mereka. (*)
Penulis: Yenny Paramitha dan Annisa
Editor: Binti Q. Masruroh





