Menjelang Hari Kemerdekaan RI ke 80 tahun ini saya ingat ketika melakukan Kunjungan Kehormatan ke Kedutaan Besar RI di Kairo Mesir pada tahun 2019. Dalam kunjungan itu saya mendapatkan informasi sejarah tentang hubungan erat antara Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser dengan Presiden Sukarno.
Seperti diketahui setelah perang dunia ke dua tahun 1945 negara-negara terbelah menjadi dua poros kekuatan, poros barat dikomandani Amerika Serikat dan negara sekutunya dan poros komunis atau blok timur dikomandani Uni Sovyet dan sekutunya. Indonesia dibawah kepeminpinan presiden pertama Ahmad Soekarno menghimpun kekuatan negara-negara yang tidak berpihak kedua kekuatan itu dengan membentuk negara-negara Non-Blok dan menyelenggarakan Konsferensi Asia Afrika tahun 1955 di Bandung.
Sejak itu Bung Karno “ begitu beliau dipanggilnya sangat dekat dengan para pemimpin negara yang memiliki kesamaan pandangan dengan Soekarno yaitu melepaskan negara-negara mereka dari belenggu penjajahan. Sukarno waktu itu dekat dengan Perdana Menteri India Nehru, Jendral Tito dari Yugoslavia dan Gamal Abdel Nasser presiden Mesir serta banyak para pemimpin negara-negara lainnya (kebanyakan miskin dan berkembang).
Khusus dengan Gamal Abdel Nasser dari Mesir itu Presiden Sukarno memiliki hubungan yang sangat erat, sering melakukan diskusi masalah-masalah penting dunia. Nasser pertama kali ke Indonesia pada saat Konferensi Asia Afrika itu, tapi sebelumnya hubungan Mesir dan Indonesia sangatlah erat, karena Negara Mesir lah yang pertama kali secara resmi mengakui kemerdekaan Indonesia.
Bapak Atase Kebudayaan Kedubes Indonesia namanya Bapak Dr Usman Shihab MA lulusan Pesantren Modern Gontor Ponorogo Jawa Timur yang menemui saya waktu itu menjelaskan bahwa saking dekatnya hubungan keduanya, presiden Gamal Abdel Nasser menghadiahkan sebuah gedung besar kepada Soekarno untuk negara Indonesia. Saya berkesempatan untuk berfoto dengan latar belakang gedung hadiah Presiden Nasser kepada Presiden Sukarno itu.

Gedung besar dan megah berwarna putih tersebut berada didalam komplek Kedutaan Besar RI di Kairo Mesir yang luas dan rindang berlokasi di kawasan elite di kota Kairo.
Ya negeri Mesir ini tidak saja menjadi negara pertama di dunia yang mengakui kemerdekaan RI, tapi presidennya, Gammal Abdul Nasser, menghadiahkan gedung megah kepada presiden Soekarno . Bapak Atase Pendidikan KBRI Kairo juga menunjukkan di halaman gedung itu ada pohon mangga yang ditanam Soekarno.





