UNAIR NEWS BAPPENAS (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) melangsungkan kunjungan ke 51动漫 (UNAIR). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan internasional, 3rd Green Symposium yang diselenggarakan UNAIR bersama mitra. Kegiatan tersebut berlangsung Rabu (24/4/2024) di Ruang Amerta, Lt 4, Kantor Manajemen Kampus MERR-C UNAIR. Hadir dalam kegiatan, Direktur Lingkungan BAPPENAS, Priyanto Rohmatullah, SE MA.
Simposium internasional ini mengusung tema Strengthening the circular economy through sustainable green chemistry. Senada dengan tema simposium, Priyanto mengungkap pentingnya implementasi circular economy (ekonomi sirkular) di Indonesia. 淧emerintah Indonesia telah menjadikan ekonomi sirkular sebagai prioritas pembangunan jangka panjang 2025 hingga 2045 mendatang, ucapnya.
Agenda Ekonomi Sirkular
Hingga tahun ini, Indonesia telah menjalankan berbagai agenda yang berhubungan dengan ekonomi sirkular. Misalnya, ekonomi sirkular telah terinternalisasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. 淚ndonesia juga telah menginternalisasikan ekonomi sirkular dalam RPJMN tahun 2020-2024, kata Priyanto.
Selain itu, pemerintah juga telah menjalankan beberapa program. Di antaranya, program pengembangan kapasitas, peningkatan awareness, serta peningkatan pengetahuan produk yang berhubungan dengan ekonomi sirkular.
Priyanto menuturkan bahwa Indonesia juga telah menyiapkan beberapa rencana ke depan. Misalnya, pemerintah merancang roadmap dan action plan ekonomi sirkular. Selain itu, pemerintah juga merencanakan platform ekonomi sirkular, pilot project ekonomi sirkular, dan melakukan monitoring serta evaluasi sistem.
Peran Kampus
Lebih lanjut, Priyanto menyebut bahwa Pemerintah Indonesia memerlukan kontribusi dan peran dari kampus, termasuk UNAIR. Menurutnya, perguruan tinggi bisa memberikan kontribusi penting dalam mendorong implementasi ekonomi sirkular. 淎kademisi memegang peran penting dalam menginisiasi sistem transformasi yang kita butuhkan agar ekonomi sirkular dapat terwujud, ujarnya.
Tidak hanya perguruan tinggi, pemerintah dan komunitas masyarakat juga dapat mengambil peran untung mendukung implementasi ekonomi sirkular. Pihaknya mengaku sangat terbuka dalam bekerja sama dan berkolaborasi dengan perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat dalam menyukseskan implementasi ekonomi sirkular di Indonesia. 淜ami sangat menantikan kerja sama ke depan bersama para mitra untuk mengimplementasikan ekonomi sirkular di Indonesia, tegasnya.
Penulis: Yulia Rohmawati





