51动漫

51动漫 Official Website

Harga Plastik Melambung Tinggi, Pakar UNAIR Tekankan Inovasi UMKM

Toko plastik di pasar tradisional (Foto: Kompas.com)
Toko plastik di pasar tradisional (Foto: Kompas.com)

UNAIR NEWS Konflik geopolitik Iran dan Israel Amerika Serikat yang terjadi di kawasan teluk memberikan dampak signifikan bagi perekonomian dalam negeri Indonesia. Dampak tersebut meliputi pasokan minyak dunia hingga kenaikan harga plastik secara signifikan hingga april 2026 antara 30-80%. Kenaikan tersebut karena bahan baku utama pembuatan plastik di Indonesia bergantung pada import sebesar 60%.

Pakar Ekonomi Koperasi dan UMKM, Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNAIR. Atik Purmiyati SE MSi PhD mengatakan UMKM yang paling terdampak adalah sektor makanan dan minuman karena ketergantungan kepada plastik kemasan yang cukup tinggi.Kondisi ini menjadi lebih parah dengan terbatasnya modal usaha dan sumber daya manusia yang pelaku usaha UMKM miliki dalam menghadapi kenaikan harga secara tiba-tiba. 淜enaikan harga plastik akan menambah biaya produksi hingga dapat menggerus keuntungan usaha, ujar Atik.

Atik Purmiyati SE MSi PhD, Pakar Ekonomi Koperasi dan UMKM, Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNAIR. (Foto: Istimewa)
Inovasi sebagai Kunci Utama Bertahan

Namun, Ia mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi. Berbagai strategi dapat ditempuh seperti pengurangan volume produk tanpa perlu menaikkan harga. Selain itu, melakukan diversifikasi pasar, sampai substitusi plastik ke bahan ramah lingkungan seperti kemasan biodegradable dari pati jagung, tebu, singkong(cassava bag) dan serat nanas. Akan tetapi, penggunaan kemasan ramah lingkungan bagi UMKM masih kurang masif. Oleh karena itu, perlu adanya edukasi besar-besaran untuk menumbuhkan pemakaian kemasan ramah lingkungan.

Edukasi dapat berlangsung melalui dorongan kepada konsumen untuk menggunakan tas belanja ulang pakai, menerapkan prinsip isi ulang (refill), serta wadah makanan sendiri.Dalam perspektif ekonomi perilaku (behavior economics), perubahan pola konsumsi masyarakat dapat mempengaruhi permintaan pasar. Hal itu juga mendorong produsen untuk beradaptasi dengan preferensi konsumen lebih ramah lingkungan. Selain itu, Atik menyarankan pembelian bahan kemasan ramah lingkungan secara kolektif oleh beberapa pelaku usaha dalam jumlah yang besar sehingga bisa mendapatkan harga lebih murah (economies of scale).

Kebijakan Multi Sektor 

Dari segi kebijakan, Pemerintah bertindak sebagai market regulator yang mengambil peran aktif untuk mencegah kenaikan harga plastik yang semakin melejit. Langkah yang harus terrealisasi adalah melakukan stabilisasi harga bahan baku produksi strategis. Hal tersebut berjalan dengan cara pengawasan rantaidistribusi bahan baku plastik, pengendalian spekulasi harga dan pemberian insentif bagi industri hulu plastik agar pasokan tetap stabil. Program kebijakan stabilisasi harga juga harus beriringan dengan pendampingan inovasi kepada UMKM. Hal tersebut dengan tujuan untuk menguatkan daya beli masyarakat melalui stabilisasi inflasi dan peningkatan pendapatan.

淏erdasarkan Sistem Data Terpadu Koperasi dan UMKM (SIDT-UMKM) UMKMberkontribusi 60-61% terhadap Produk Domestik Bruto serta menyerap 97% tenaga kerja. Namun, tidak semua UMKM memiliki daya tahan yang sama. Sehingga, perlu perhatian dari pemerintah, masyarakat, dan perguruan tinggi dalam meningkatkan inovasi agar bisa bertahan dalam menghadapi berbagai gejolak ekonomi dan politik secara nasional maupun global, tegasnya.

Penulis: Yongki Eka Cahya

Editor: Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT