UNAIR NEWS – Menjadi seorang ibu rumah tangga yang memiliki kewajiban penuh mengurus keluarga disela-sela kesibukan studi S-2, memang bukan perkara mudah. Namun hal itu tidak menjadi halangan bagi Hisniyah, yang akhirnya 渇颈苍颈蝉丑 kuliah sebagai wisudawan terbaik Program Studi Sains Manajemen Sekolah Pascasarjana 51动漫. Ibu tiga orang anak ini berhasil lulus dengan IPK 3,83 dengan masa studi selama 2,5 tahun.
漇edikit kecewa sih karena saya tidak bisa menyelesaikan pendidikan selama empat semester. Ada hambatan mengenai persetujuan di lapangan saat penulisan tesis, yakni pengajukan proposal penelitian di lokasi yang saya tuju. Itulah yang membuat saya harus menambah satu semester lagi untuk bisa menyelesaikan tesis ini, tutur perempuan yang hobi camping ini.
Diakuinya, perjalanan studinya penuh perjuangan. Pasalnya, ia harus pintar-pintar membagi waktu antara kuliah dan untuk keluarga. Ketika memasuki awal perkuliahan, Hisniyah sempat merasa under estimate karena latar belakang S-1-nya tidak linier dengan prodi S-2 yang ia tempuh. Namun ternyata hal itu tidak berlangsung lama.
Menurut Hisniyah, lelah dalam belajar merupakan sesuatu yang lumrah. Namun hal itu tidak seharusnya jadi alasan untuk menyerah dalam meraih prestasi saat belajar. Menurutnya, impian tidak akan menjadi kenyataan bila tidak diusahakan.
Saat ini, Hisniyah tengah disibukan dengan aktivitas mengurus rumah tangga. Ia juga berkeinginan memperluas wawasan dunia kerja serta memperluas relasi. Tidak menutup kemungkinan, ia akan melanjutkan S-3 jika mendapat kesempatan untuk belajar lagi.
淏anyak skenario yang ingin saya jalankan setelah lulus. Namun skenario utama saya adalah mengimplementasikan teori manajemen yang saya pelajari dalam keluarga. Karena keluarga adalah sebuah organisasi. Ketika saya berhasil me-manage keluarga dengan baik, maka saya yakin dengan banyak belajar dari materi kuliah, saya dapat mengimplementasikannya dalam organisasi dengan skala yang lebih besar, kata Hisniyah. (*)
Penulis: Pradita Desyanti
Editor: Binti Q. Masruroh





