51动漫

51动漫 Official Website

Hubungan Terapi Antibiotik Oral dengan Penurunan Derajat Keparahan Akne Vulgaris

Foto by Hello Sehat

Akne vulgaris (AV) adalah suatu penyakit peradangan kronis dari unit pilosebaseus yang di tandai dengan lesi non inflamasi (komedo terbuka/ black head dan tertutup/ white head), lesi inflamasi (papule, pustule, nodule dan kista). AV dapat di kategorikan menjadi kategori ringan, sedang ataupun berat. Lesi dapat ditemukan pada wajah, leher, dada, atau punggung yang terdapat banyak kelenjar pilosebaseus. Penyebab AV multifaktorial, secara garis besar ada 4 penyebab utama terjadinya penyumbatan kelenjar pilosebaseus, yaitu proliferasi dan deskuamasi yang abnormal dari keratinosit sebagai penyebab awal dari penyumbatan kelenjar pilosebaseus, peningkatan produksi hormon androgen yang menyebabkan produksi sebum, proliferasi dari Propionibacterium acnes, yang kemudian mengakibatkan inflamasi. Pada AV derajat sedang- berat terapi yang diberikan adalah antibiotik oral, namun saat ini banyak dipertimbangkan terapi oral lain yang bertujuan untuk mengurangi angka resistensi.

Jenis penelitian ini adalah penelitian retrospektif dengan design analitik. Populasi penelitian ini adalah rekam medis pasien baru AV dengan kriteria inklusi semua pasien yang tercatat dalam rekam medis yang memenuhi kriteria sebagai pasien baru AV derajat 2, 3, 4 yang datang di Poli Kosmetik Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Soetomo Surabaya, dan kontrol rutin dan teratur sebanyak 3 kali yaitu kontrol pertama pada minggu ke-2, 4, 8 setelah kedatangan pertama, selama periode Januari 2017- Desember 2019.

Hasil penelitian ini didapatkan sejumlah 167 pasien baru akne vulgaris derajat 2, 3, 4 yang datang untuk berobat ke divisi kosmetik medik URJ Kesehatan Kulit Dan Kelamin RSUD Dr. Soetomo Surabaya Periode 2017- 2019. Hasil penelitian ini didapatkan 49 pasien yang memenuhi kriteria inklusi tidak terjadi penurunan derajat secara signifikan pada kontrol pertama, beberapa pasien derajat keparahan masih tetap sama seperti pada saat mereka datang untuk berobat pertama kalinya, namun setelah kontrol teratur dan rutin untuk kedua dan ketiga kalinya maka dapat terlihat adanya perbaikan klinis, serta penurunan derajat keparahan pada hampir semua pasien. Kekuatan penelitian menunjukkan hasil mendekati 1 yaitu sebesar 0.999 sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesa penelitian yang mengatakan bahwa terdapat hubungan antara pemberian antibiotik sistemik terhadap penurunan derajat keparahan dari akne vulgaris adalah benar.

Penulis: Dr.dr.M.Yulianto Listiawan,Sp.KK(K)

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di :

The association between oral antibiotics with the decreased severity index of acne vulgaris in the medical cosmetics division dermatovenereology outpatient clinic of Dr. Soetomo General Teaching Hospital Surabaya from 2017- 2019

Farah Meriana Fajrin, Citra Dwi Harningtyas, Rahmadewi, Afif Nurul Hidayati,Sawitri,Diah Mira Indramaya, Rebekah Juniati Setiabudi, Muhammad Yulianto Listiawan

AKSES CEPAT