51动漫

51动漫 Official Website

Ikuti BBK Internasional di Negeri Jiran Bawa Sudut Pandang Baru bagi Mahasiswa UNAIR

Mahasiswa UNAIR melakukan Program Belajar Bersama Komunitas di kampus UMT, Kuala Terengganu (Foto: Dok. Narasumber)
Mahasiswa UNAIR melakukan Program Belajar Bersama Komunitas di kampus UMT, Kuala Terengganu (Foto: Dok. Narasumber)

UNAIR NEWS   51动漫 () kembali mengadakan program Belajar Bersama Komunitas (BBK) Internasional. Kali ini kegiatan berlangsung selama dua minggu, mulai Minggu (27/7/2025) hingga Minggu (9/8/2025) bertempat di kampus UMT, Kuala Terengganu.

Terdapat beberapa mahasiswa UNAIR dari berbagai fakultas yang mengikuti kegiatan BBK Internasional. Mulai dari Fakultas Ekonomi Bisnis () hingga Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (). Keberagaman latar belakang peserta memberikan warna tersendiri dalam kolaborasi dan pelaksanaan program kerja di lapangan.

Untuk dapat mengikuti kegiatan ini, mahasiswa wajib mengambil mata kuliah KKN pada Kartu Rencana Studi (KRS) serta memenuhi kriteria nilai minimum pada salah satu tes bahasa Inggris yang telah ditentukan. Informasi pendaftaran dan persyaratan lebih lanjut tersedia melalui website dan Instagram WUACD.

Selama berada di Kuala Terengganu, para peserta melaksanakan empat program kerja utama. Yakni Let檚 Talk about Mental Health, LENTERA Telonea Workshop & Exhibition, LENTERA Jamu Workshop, dan SCRATCH the Surface: Discover Your Inner Coder. Selain itu, mereka juga mengikuti sejumlah kegiatan yang diselenggarakan oleh UMT.

Menurut Nabila Athiyah R yang merupakan salah satu peserta BBK Internasional dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (), program ini sangat menarik karena memberikan pengalaman belajar kebudayaan dan pendidikan. Sekaligus membuka peluang membangun relasi lintas negara. 

淜egiatan ini membuka cara pandang baru terhadap isu-isu internasional, selain menambah ilmu dan koneksi, ujarnya. Ia juga menjelaskan bahwa BBK Internasional berbeda dengan BBK Reguler, terutama dari segi lokasi pengabdian. Culture dari setiap negara sangatlah beda. Sehingga output serta outcome yang ingin dicapai pun tentu berbeda, menyesuaikan dengan kebutuhan pada lokasi tempat pengabdian, tambahnya.

Nabila berharap ia dapat mengembangkan dan mengimplementasikan ilmu yang ia dapatkan selama mengikuti BBK Internasional. 淪aya berharap ilmu yang saya dapatkan pada BBK Internasional ini dapat saya kembangkan serta dikaji ulang untuk kemudian terimplementasi di Indonesia. Sehingga dapat membawa manfaat ke depannya untuk masyarakat terutama di wilayah tempat tinggal saya, pungkasnya. 

Penulis: Rosa Maharani

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT