51动漫

51动漫 Official Website

Implementasikan Program Sekolah Ramah Anak, SCOVIT Perkuat Pemerataan Mutu Pendidikan

Potret Mahasiswa UNAIR Mengajar dalam Kegiatan SCOLAH Fun & Visit 2025
Potret Mahasiswa UNAIR Mengajar dalam Kegiatan SCOLAH Fun & Visit 2025 (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Departemen Social Empowerment and Development (SED) SCOLAH UNAIR-Mengajar sukses menyelenggarakan program SCOLAH Fun and Visit (SCOVIT) 2025. Mengusung tema Where Warmness Begins: Sparking Smiles and Daring to Shine, kegiatan ini berfokus pada implementasi konsep Sekolah Ramah Anak (SRA). Program tersebut bertujuan untuk mendukung pemerataan mutu pendidikan, sejalan dengan SDGs 4: Quality Education.

Program SCOVIT terlaksana dalam tiga rangkaian kegiatan pada Kamis (23/10/2025) di SDN Airlangga I. Kemudian pada Sabtu (25/10/2025) di SDN II Dukuhagung serta pelaksanaan implementasi pada Sabtu (1/11/2025) di SDN II Dukuhagung Lamongan. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa UNAIR dalam misi pemberdayaan sekolah berbasis nilai-nilai SRA melalui pembelajaran interaktif, kolaboratif, dan aplikatif.

Program SCOVIT 2025 terlaksana dalam dengan berbasis pendekatan observasi, adaptasi, dan implementasi. Tahap pertama, tim SCOVIT melakukan observasi ke SDN Airlangga I Surabaya sebagai sekolah maju untuk menggali praktik penerapan Sekolah Ramah Anak melalui diskusi dan pengamatan langsung.

Tahap kedua berupa sesi reflective sharing bersama para guru SDN II Dukuhagung Lamongan, sebagai sekolah berkembang, untuk mendiskusikan temuan yang dapat diadaptasi sesuai karakteristik dan kebutuhan sekolah. Selanjutnya, tahap implementasi diterapkan melalui edukasi nilai-nilai SRA kepada siswa dengan metode interaktif. Seperti roleplay, modul pembelajaran, mini games, serta aksi peduli lingkungan.

Potret Mahasiswa SCOLAH UNAIR-Mengajar bersama siswa sekolah dasar
Potret Mahasiswa SCOLAH UNAIR-Mengajar bersama siswa sekolah dasar (Foto: Istimewa)

Zada Belle Pamela Wibisonoputri, selaku PIC SCOVIT, menyampaikan bahwa program ini diharapkan menjadi langkah awal perubahan jangka panjang. 淜ami berharap SCOVIT tidak hanya menjadi kegiatan yang selesai ketika program berakhir, namun menjadi langkah awal perubahan. Harapan kami, SDN II Dukuhagung Lamongan dapat terus mengadaptasi dan menghidupi nilai-nilai Sekolah Ramah Anak secara berkelanjutan. Semoga ini menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk turun langsung berkontribusi bagi masyarakat, ungkapnya.

Program SCOVIT mendapatkan apresiasi dari pihak sekolah. Nuraini, SPd guru SDN II Dukuhagung Lamongan, menilai bahwa metode yang mahasiswa UNAIR gunakan sangat efektif dalam memperkenalkan SRA kepada siswa.

淧engalaman belajar dari kakak-kakak UNAIR sangat berkesan dan bermanfaat. Cara penyampaian yang interaktif mempermudah kami dalam mengenalkan konsep Sekolah Ramah Anak kepada siswa. Mereka tidak hanya memahami dari materi, tetapi juga melalui sikap kakak-kakak saat berinteraksi dengan guru dan siswa, tuturnya.

Melalui SCOVIT 2025, mahasiswa UNAIR turut menjembatani kesenjangan pendidikan antara sekolah maju dan sekolah berkembang. Sekaligus menghadirkan praktik pembelajaran yang inklusif, aman, dan suportif bagi siswa dan guru. Ke depan, program ini harapannya terus memperkuat kolaborasi lintas sekolah dan menjadi model pengabdian berkelanjutan yang mendukung pemerataan kualitas pendidikan di Jawa Timur.

Penulis: Muhammad Afriza Atarizki

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT