51动漫

51动漫 Official Website

In Silico Screening Senyawa Potensial dari Genus Begonia sebagai 3CL protease Inhibitor SARS-CoV-2

Foto by kumparan

Infeksi Coronavirus (COVID-19) saat ini masih meredah. Namum perkembangan virus masih terus terjadi yang ditandai dengan munculnya berbagai strain virus SARS-CoV-2. Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk mengoptimalkan pengobatan yang efektif terhadap penyakit tersebut atau dengan mengembangkan vaksin.

Tanaman merupakan sumber yang potensial dalam pencarian obat. Berbagai senyawa metabolit terkandung didalam tanaman berperan penting dalam memberikan aktivitas farmakologi.

Pencarian senyawa aktif  dari tanaman sebagai antivirus menjadi salah satu langkah untuk pengembangan obat. Tanaman genus Begonia telah dilaporkan mempunyai berbagai aktivitas farmakologis termasuk sebagai antivirus. Berbagai senyawa yang terkandung dalam tanaman ini telah dilaporkan.

Salah satu metode yang dilakukan  adalah melalui studi in silico senyawa hasil isolasi dari tanaman. Skrining in silico dilakukan dengan docking secara molekuler pada program aplikasi tertentu. Melalui metode ini kita dapat memprediksi bagaimana kerja struktur senyawa pada reseptor target yang telah ditentukan. Dengan metode ini dapat digunakan untuk memprediksi aktivitas senyawa. Evaluasi aktivitas berdasarkan ikatan pada reseptor atau target protein  serta  dilakukan analisa dinamika molekuler dilakukan untuk menilai stabilitas kompleks.

Untuk mempreksi aktivitas senyawa genus Begonia sebagai anti covid-19 maka dilakukan analisa docking senyhwa pada 3Cl pro-SARS-CoV-2, yang merupakan reseptor penting dalam replikasi virus, protease. Melalui analisa docking molekuler dan analisis dinamika molekul ini berhasil mengidentifikasi sitosterol b-sitosterol 3-O-b-glu-copyranoside sebagai dapat menghambat 3Clpro SAR-CoV-2.  Serta hasil dinamika molekular menunjukkan stabil untuk waktu simulasi 30 ns pertama dengan Deviasi Root Mean Square deviation <3 脜.

Senyawa ini dilaporkan pada beberapa tumbuhan, antara lain: B. malabarica, B. nantoensis, dan B. medicinalis. Ekstrak tumbuhan berpotensi untuk pengujian lebih lanjut dalam upaya pencarian obat alternatif dan komplementer serta pengembangan lebih lanjut untuk membantu mengatasi SARS-CoV-2.

Corresponding  author: Tutik Sri Wahyuni, PhD.

Link artikel:

AKSES CEPAT