UNAIR NEWS 51动漫 (UNAIR) melalui Fakultas Keperawatan (FKp) dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), bersama Universitas Wiraraja menggelar pengabdian masyarakat di Pulau Talango, Madura, pada Sabtu (20/9/2025). Kegiatan itu mengusung inovasi pangan lokal untuk menekan angka Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil yang masih cukup tinggi di wilayah tersebut.
Edukasi Pentingnya Pangan Lokal
Kegiatan yang diketuai oleh Ira Suarilah S Kp M Sc Ph D (Dosen FKp UNAIR) itu dihadiri oleh Kepala Puskesmas Talango, kader Posyandu, serta ibu hamil setempat. Ira menekankan pentingnya pemanfaatan pangan lokal sebagai strategi sederhana dan berkelanjutan.
淭ujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran gizi ibu hamil sekaligus melatih kader Posyandu agar bisa mengolah produk lokal bernilai gizi tinggi, jelasnya.
Sesi edukasi juga dipandu oleh Bianda M KM (Dosen FKM UNAIR) yang menghadirkan video berbahasa Madura tentang pembuatan sosis udang daun kelor. Produk ini telah melalui uji organoleptik dan gizi di Laboratorium Gizi UNAIR, dengan hasil kaya protein, zat besi, dan energi yang bermanfaat mencegah KEK maupun anemia pada ibu hamil.
Dari Konsumsi hingga UMKM
Selain diperkenalkan untuk konsumsi rumah tangga, masyarakat didorong untuk mengembangkan produk ini sebagai usaha mikro berbasis Posyandu. Para kader menerima modal awal untuk memulai produksi mandiri.
淧engabdian ini tidak berhenti di edukasi. Kami ingin kader bisa menjadikan sosis udang daun kelor sebagai produk UMKM yang berkelanjutan, terang Ira.
Antusiasme Masyarakat Talango

Bidan pembina Posyandu, Endang, turut mengapresiasi. 淚bu-ibu kini lebih tahu manfaat gizi kelor, sekaligus bisa mengolahnya jadi makanan sehat yang bernilai ekonomi, ujarnya.
Antusiasme warga terlihat dari diskusi interaktif seputar mitos dan fakta daun kelor, teknik memasak, hingga cara memasarkan produk. Nike sebagai salah satu peserta menyampaikan kesannya, 淪aya sangat senang bisa mendapat ilmu, merasakan sosis, sekaligus termotivasi untuk mencoba usaha ini.
Untuk menumbuhkan inovasi, panitia menggelar lomba antar-Posyandu. Enam Posyandu diberi waktu sebulan untuk berkreasi dalam kemasan, promosi, serta pengelolaan usaha. Evaluasi akan memilih tiga pemenang dengan kategori penjualan terbanyak, kemasan terbaik, dan rasa terenak pilihan juri.
Kontribusi Nyata untuk SDGs
Program ini menunjukkan kontribusi UNAIR dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya peningkatan kesehatan ibu dan pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui kolaborasi UNAIR, Universitas Wiraraja, dan Puskesmas Talango, pengabdian ini diharapkan berkelanjutan.
Dengan pendekatan gizi sekaligus kewirausahaan, inovasi sosis udang daun kelor tidak hanya membantu ibu hamil lebih sehat, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat Pulau Talango.(*)
Penulis: Nafiesa Zahra
Editor: Khefti Al Mawalia





