51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Instrumen Pendeteksi Stres Terkait Covid-19 pada Wanita Hamil

Foto oleh Onet

Kondisi kehamilan merupakan hal yang membahagiakan bagi pasangan suami istri yang mendambakan keturunan, namun kehamilan sendiri secara alami dapat menimbulkan kecemasan pada calon ibu dan apa bila tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan stres yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Stres selama kehamilan didefinisikan sebagai ketidakseimbangan yang dirasakan ibu hamil ketika tidak mampu menghadapi tuntutan dan kekhawatirannya.  Di seluruh dunia, stres adalah masalah kesehatan mental yang sangat umum di kalangan wanita selama masa kehamilan mereka. Berdasarkan studi yang dilakukan di beberapa negara di dunia seperti di Amerika, Cina, Iran, Arab, India dan Ghana melaporkan bahwa prevalensi stres selama kehamilan berkisar 5,5-78%. Meningkatnya kerentanan penyakit mental pada kehamilan dapat dijelaskan dengan “Model Biopsychosocia,” yang mengintegrasikan faktor biologis, psikologis, dan sosial untuk menjelaskan terjadinya penyakit mental. Wanita hamil mengalami peningkatan kerentanan biologis karena ketidaksesuaian hormonal, kerentanan psikologis karena ketakutan akan kehidupan baru sebagai ibu, dan kerentanan sosial dalam hidupnya. Beberapa penyebab stres atau stresor yang umumnya mempengaruhi wanita hamil di seluruh dunia adalah sumber daya material yang rendah, kondisi pekerjaan yang tidak menguntungkan, tanggung jawab di dalam keluarga dan rumah tangga yang berat, ketegangan dalam hubungan intim, dan komplikasi pada kehamilan.

Kondisi pandemi Covid yang berlangsung mulai dari 2019 yang masih berlangsung sampai sekarang, meskipun saat ini Covid 19 sudah menuju endemi, namun sumber penyebab stres atau kita sebut stressor di era pandemi sangat banyak terutama terkait dengan permasalahan ekonomi terkait kehilangan penghasilan akibat kehilangan pekerjaan, kehilangan orang terdekat, kekhawatiran tertular virus Covid 19. Kondisi ini tentunya sangat mempengaruhi tingkat keparahan stres pada wanita hamil. Hasil studi di Kanada menunjukkan bahwa tingkat keparahan stres di masa pandemi Covid 19 lebih tinggi dibandingkan dengan sebelum pandemi dan ibu hamil dengan penghasilan rendah lebih rentan terhadap peningkatan keparahan stres dan gejala kejiwaan. 

Lalu apakah stres pada ibu hamil dapat mempengaruhi kehamilan dan kesehatan bayi di dalam kandungan? Jawabnya Ya. Stres pada ibu hamil yang berlangsung terus-menerus dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah. Selain itu anak yang dilahirkan dari ibu yang stres dapat mengalami gangguan kognitif, mudah stres dan mudah emosi. Untuk mengamati stres ibu hamil terkait pandemi covid 19 ini diperlukan instrumen yang valid dan reliabel dan instrumen ini telah dikembangkan oleh peneliti dari department of psychology Stony Brook University, Amerika Serikat. Instrumen ini disebut Pandemic Related Pregnancy Stress Scale (PREPS), instrumen ini telah teruji validitas dan reliailitasnya dan telah digunakan oleh banyak peneliti lain di berbagai negara.

PREPS terdiri dari 15 pertanyaan yang mewakili indikator preparedness stress, infection stress, dan positive appraisal. Preparedness stres menggambarkan stres responden terkait persiapan dalam menghadapi proses persalinan dan setelah persalinan di masa pandemi COVID-19. Infection stres menggambarkan stres responden dalam menghadapi penularan infeksi COVID-19. Positive appraisal menggambarkan pikiran positif terkait hal-hal yang disukai ibu hamil selama kehamilan di masa pandemi COVID-19. Pilihan jawaban mempunyai nilai yang menggunakan skala likert dari 1 (sangat sedikit) sampai 5 (sangat banyak). Sayangnya instrumen ini masih berbahasa Inggris sehingga perlu dilakukan proses penterjemahan, uji validitas dan reliabilitas agar dapat digunakan di Indonesia.

Proses adaptasi Instrumen dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia megikuti panduan dari Worl Health Organization (WHO). Hasil uji validitas dan reliabilitas dilakukan kepada 30 ibu hamil di puskesmas wilayah kabupaten Blitar. Hasil uji validitas muka terhadap PREPS menunjukkan bahwa seluruh pertanyaan dan kalimat pada PREPS mampu dipahami oleh responden. Hasil uji validitas konstruk terhadap PREPS menunjukkan nilai Pearson correlation pada indikator PREPS-Preparedness stress yaitu rhitung > rtabel (α=0,01; df=28) (0,404 “ 0,783) dimana nilai rtabel (α=0,01; df=28)  sebesar 0,3610. Adapun nilai Spearman correlation pada indikator infection stress yaitu sebesar 0,703 “ 0,915 dan pada indikator positive appraisal yaitu sebesar 0,846“ 0,875. Hasil ini menunjukkan bahwa, pada penelitian ini, setiap indikator pada kuesioner PREPS bersifat valid karena memiliki nilai rhitung > rtabel pada Pearson correlation dan arah korelasi positif dengan tingkat kekuatan korelasi sangat kuat (r = 0,76“0,99) pada Spearman correlation. Berdasarkan hasil uji reliabilitas, diperoleh nilai Cronbach™s α pada indikator preparedness stress sebesar 0,816, infection stress sebesar 0,927 dan positive appraisal sebesar 0,862 dengan total keseluruhan semua indikator yaitu sebesar 0,923. Hal ini menunjukkan bahwa kuesioner dinyatakan reliabel karena memiliki nilai Cronbach™s α lebih besar dari 0,7 (α Cronbach > 0.7). Dapat disimpulkan bahwa PREPS berbahasa Indonesia valid dan reliabel dan dapat digunakan di Indonesia.

PREPS dapat digunakan oleh tenaga kesehatan yang melayani ibu hamil yang menengarai ibu hamil sedang mengalami stres. Manfaat dari pengukuran ini adalah pihak tenaga kesehatan dapat memberikan saran-saran yang sesuai dengan kondisi stres yang dialami ibu hamil, misal merujuk kepada tenaga ahli yang tepat untuk menangani kondisi stres pada ibu hamil atau apabila ternyata masih ringan bisa menyarankan ibu hamil untuk dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang mengurangi kondisi stressnya seperti melakukan relaksasi, meditasi, beribadah, bercerita kepada orang yang tepat tentang masalah yang dihadapi dan lain sebagainya.

Penulis,

apt. Gusti Noorrizka Veronika Achamd, S.Si., M.Sc.

apt. Hanni Prihhastuti Puspitasari, S.Si., M.Phil., Ph.D.

Mazhar Ardhina Silmi

Hasil penelitian bisa dilihat di:

Silmi, M. A. ., Achmad, G. N. V. ., & Puspitasari , H. P. . (2022). IAI SPECIAL EDITION: Validation of stress assessment instruments related to the COVID-19 pandemic in pregnant women. Pharmacy Education, 22(2), p. 129“131.

AKSES CEPAT