51动漫

51动漫 Official Website

Instrumen Skrining Deteksi Mikroba pada Anak Sekolah Dasar

Foto by Mommies Daily

Anak sekolah merupakan generasi penerus dan aset pembangunan yang strategis, sehingga diharapkan anak-anak menjadi manusia yang sehat, cerdas dan produktif. Anak usia sekolah dasar berusia 6-12 tahun dan merupakan usia dimana anak sedang gemarnya bermain dan jajan di sekolah. Oleh karena itu, berbagai masalah kesehatan dapat mengancam anak usia sekolah dasar.

Hasil identifikasi cemaran bakteri E. coli dalam jajanan menunjukkan bahwa terdapat 38,5%  makanan dan minuman yang tercemar bakteri E. coli potensial patogen dan 3,7 % tercemar bakteri E. coli patogen. Model prediksi keberadaan bakteri Diarrheagenic Escherichia coli (DEC) dalam feses anak yang telah dirumuskan dapat digunakan sebagai 渆arly warning terhadap terjadinya Foodborne Disease pada anak Sekolah Dasar. Aplikasi dari rumusan matematis tersebut dapat menggunakan form yang telah dihasilkan dan mudah untuk diterapkan sebagai alat skrining deteksi mikroba. Telah dilakukan penelitian ini dengan tujuan menilai validitas alat skrining deteksi mikroba pada anak sekolah.

Sebagian besar anak (94,5%) menyatakan bahwa mereka cenderung membeli makanan ringan. 56% anak membeli makanan dan/atau minuman yang sangat berisiko terkontaminasi oleh  bakteri. Uji laboratorium terhadap sampel feses menunjukkan bahwa 13,8% anak dipastikan memiliki DEC dalam fesesnya (DEC-positif). Hasil dari penilaian terhadap validitas instrument skrining yaitu nilai sensitivitas sebesar 93,3% artinya kemampuan Instrumen Skrining DEC (IS-DEC) untuk memprediksi keberadaan DEC-positif dalam tinja anak-anak adalah 93,3%. Hal ini menunjukkan bahwa IS DEC memiliki validitas kriteria yang baik. Kekhususan IS-DEC adalah hanya 8,5% .

Instrumen skrining berisi data frekuensi jajan di sekolah dan kondisi jajanan yang sering dibeli di sekolah (risiko tinggi atau risiko rendah). Hasil penilaian validitas menunjukkan bahwa sensitivitas dari Instrumen Skrining Diarrheagenic Escherichia coli (IS-DEC) untuk memprediksi keberadaan DEC dalam feses anak sudah baik.

Bagi sekolah diharapkan dapat membentuk atau mengaktifkan kembali Tim Keamanan Pangan (TKP) sekolah sehingga dapat memastikan bahwa makanan dan minuman yang dijual di kantin dan di sekitar sekolah adalah aman dan sehat. Selain itu dapat melakukan skrining secara rutin pada anak sekolah dengan menggunakan IS-DEC.

Penulis : Fariani Syahrul, Chatarina Umbul Wahyuni, Annis Catur Adi, Eddy Bagus Wasito, Hari Basuki Notobroto, Ardya Farmalarissa Annis, Kartini, Arina Mufida Ersanti, Febi Dwirahmadi

Publikasi di      : Journal of Public Health in Africa 2023; volume 14(s2):2546

Link                  :  

AKSES CEPAT