51动漫

51动漫 Official Website

Jadi Finalis PIMNAS, Tim Drabala UNAIR Usung Inovasi soal Biota Laut

Jadi Finalis PIMNAS, Tim Drabala UNAIR Usung Inovasi soal Biota Laut
Jadi Finalis PIMNAS, Tim Drabala UNAIR Usung Inovasi soal Biota Laut

UNAIR NEWS – Terus tawarkan inovasi, mahasiswa 51动漫 (UNAIR) berhasil melangkah sebagai finalis dalam ajang ke-36 di Universitas Padjajaran (UNPAD). Dalam kompetisi tersebut, mereka bawakan inovasi yang dapat menyokong penelitian biota bawah laut dengan berbasis aplikasi. 

Sekar Marta Pharmaningtyas selaku ketua bersama dengan Sujatmiko dan Al A檙aafat Jaya Putra dari berhasil melaju menjadi finalis. Tim itu  dibimbing oleh Deny Arifianto SSi MT. Nama unik tim Drabala sendiri diambil dari nama projek yang dikerjakan oleh Sekar dkk. Yakni, Underwater Drone Kendali Jakarak Jauh dengan Aplikasi Berbasis Android Guna Membantu Penelitian Biota Bawah Laut.

淜ami tim Drabala, awal terbentuknya karena iseng yang akhirnya berkembang menjadi komitmen serius. Nama tim kami terinspirasi dari fokus utama ide karya kami, kata Sekar. 

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, laut menghubungkan antar-pulau yang ada di Indonesia. Indonesia memiliki banyak ragam kehidupan biota laut. Banyak ilmuan dalam maupun luar negeri yang tertarik untuk mengkaji dan meneliti mengenai kondisi biota bawah laut di Indonesia seperti kehidupan terumbu karang di laut. 

Namun, melakukan penelitian terhadap biota laut bukanlah hal yang mudah dan murah. Karena itu, Sekar dan tim menawrkan inovasi terbarukan, yakni drone yang dapat menampilkan informasi visual keadaan bawah laut melalui aplikasi android. Bentuknya berupa telemetri, menampilkan bagaimana kecepatan, arah perjalanan, waktu, dan kedalaman drone saat digunakan. 

淒rabala dirancang menggunakan konsep hybrid aplikasi berbasis android dan Autonomous Underwater Vehicle atau AUV, untuk memantau dan meneliti biodiversitas sumber daya laut, jelasnya. 

Sekar juga memamerkan keunggulan Drabala yang mampu mengambil sampel yang dapat digunakan untuk menilai kondisi terumbu karang. Inovasi ini menggunakan metode Underwater Photo Transect (UPT). Yang nantinya itu dapat mengetahui bagaimana persentase karang hidup, karang yang mati, atau komponen abiotik lain di tempat penelitian. 

Untuk dapat melaju hingga menjadi finalis di PIMNAS tentu menjadi impian bagi banyak mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia. Persaingan yang begitu ketat dan kompetitif harus dilalui. Terlebih banyak mahasiswa UNAIR yang memiliki ambisi dan antusiasme begitu tinggi untuk berlaga di event itu. 

Bagi Sekar dan tim, menjadi bagian dari finalis PIMNAS-36 sudah menjadi kesempatan yang berharga. Sejalan dengan keinginan tim, berkolaborasi dan memberikan inovasi yang dapat bermanfaat untuk kemajuan. Bukan sekadar berkompetisi dan mendapatkan title.

淜eikutsertaan kami dalam PIMNAS didorong oleh keinginan untuk meraih pengalaman berharga, memperluas pengetahuan, dan memberikan kontribusi riset yang dapat bermanfaat bagi pembangunan negara, ungkapnya.

Sekar pun menambahkan, bahwa dalam prosesnya, tim yang dirinya pimpin turut mengalami berbagai tantangan. Mulai tantangan teknis, hingga seleksi yang begitu ketat. Namun, ia mengakui, kolaborasi tim yang baik mampu mengantarkan timnya maju hingga menjadi finalis.

淧rosesnya kami dihadapi dengan berbagai kendala dan tantangan, termasuk rintangan teknis dalam pengembangan ide, serta tekanan saat presentasi dan persiapan menuju PIMNAS, ujarnya pada akhir wawancara. 

Penulis: Syifa Rahmadina

Editor: Feri Fenoria

Baca Juga:

Ulas Pendeteksi Diabetes 3 In 1, Tim UNAIR Jadi Presentasi Favorit PIMNAS

Atasi Pencemaran Laut, Tim UNAIR Sabet Medali Perak Pimnas-36

AKSES CEPAT