51

51 Official Website

Jelita: Aksi Hijau Tim BBK 7 dalam Mengumpulkan Minyak Jelantah

UNAIR NEWS – Pada Selasa, 14 Januari 2026, Desa Tajung Widoro sejak pagi terlihat asri, sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Tim BBK 7 mulai berkeliling dari satu rumah warga ke rumah warga lainnya dengan membawa jerigen dan formulir pendataan. Mereka menjalankan kegiatan bertajuk Jelita (Jelajah Literasi Jelantah Tajung Widoro), sebuah program kerja pengumpulan minyak jelantah untuk mendukung pengelolaan limbah rumah tangga yang berkelanjutan.

Secara sederhana, minyak jelantah merupakan minyak goreng bekas pakai yang sudah melalui proses pemanasan berulang kali. Banyak masyarakat yang hanya membuangnya sembarangan atau bahkan menggunakannya kembali untuk menggoreng, padahal hal ini sangat berbahaya. Minyak jelantah mengandung radikal bebas, senyawa jahat, zat toksik dan bakteri jahat yang bisa memicu gangguan kesehatan seperti kanker, kolesterol tinggi, hingga kerusakan organ tubuh. Jika dibuang sembarangan ke tanah atau saluran air, minyak ini juga dapat mencemari lingkungan karena sulit terurai dan mengganggu keseimbangan ekosistem perairan.

Melihat bahaya tersebut, Tim BBK 7 berinisiatif untuk mengadakan program kerja yaitu pengumpulan minyak jelantah, bukan hanya untuk mencegah pencemaran, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah. Minyak yang terkumpul dapat dimanfaatkan menjadi lilin hias yang juga bisa digunakan di rumah tangga dan dari program kerja kami, kami akan menjual minyak jelantah tersebut ke UCollect, lembaga pengelola limbah minyak jelantah yang mengolahnya menjadi bahan baku biodiesel ramah lingkungan. Hasil penjualan akan digunakan untuk mendukung kegiatan sosial dan lingkungan berkelanjutan di desa tersebut.

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Tajung Widoro, dengan metode door-to-door, di mana para anggota tim mendatangi rumah warga, mengajak mereka memberikan minyak jelantah, sekaligus mencatat data pengumpul. Dengan pendekatan yang ramah dan edukatif, warga pun antusias berpartisipasi, menyerahkan sisa minyak gorengnya sambil mendapatkan penjelasan tentang manfaat program Jelita. Inisiatif Jelita bukan sekadar kegiatan pengumpulan, melainkan langkah nyata menuju masyarakat yang lebih sadar lingkungan. Lewat gerakan sederhana ini, Tim BBK 7 membuktikan bahwa dari tetesan minyak jelantah pun, perubahan menuju desa hijau dan berkelanjutan bisa dimulai.

Penulis: BBK 7 Tajung Widoro

AKSES CEPAT