UNAIR NEWS Kabar menggembirakan dan membanggakan datang pada akhir Juli ini. Jumlah daftar guru besar 51动漫 bakal bertambah. UNAIR bakal kembali mengukuhkan tiga guru besar baru pada Sabtu (28/7) di Aula Garuda Mukti, Lantai 5, Gedung Rektorat UNAIR.
Tiga gubes baru itu adalah Prof. Dr. Chiquita Prahasanti Sulistiowati, drg., Sp., Perio (K), guru besar bidang periodensia Fakultas Kedokteran Gigi (FKG); Prof. Dr. H. Soegeng Wahluyo, drg., M.Kes., Sp. KGA (K), guru besar bidang kedokteran gigi anak Fakultas Kedokteran Gigi (FKG); dan Prof. Dr. Basuki, M.Com (Hons)., Ph.D., Ak., CA., CMA., guru besar bidang akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Dengan pengukuhan tersebut, kini UNAIR memiliki guru besar aktif berjumlah 186 orang atau mencapai 474 orang sejak UNAIR didirikan pada 1954.
Atas pengukuhan itu, Prof. Dr. Chiquita akan menjadi guru besar aktif yang ke-18 FKG. Termasuk menjadi guru besar yang ke-180 UNAIR sejak berstatus PTN BH (perguruan tinggi negeri berbadan hukum) pada 2012 dan ke-472 sejak UNAIR didirikan. Dalam pengukuhan tersebut, Prof. Dr. Chiquita menyampaikan orasi ilmiah berjudul 漈issue Engineering: Harapan Masa Depan Mengatasi Masalah Penderita Dengan Periodontitis Agresif.
Selanjutnya, Prof. Dr. Soegeng bakal menjadi guru besar aktif FKG yang ke-19 dan ke-473 sejak UNAIR didirikan. Sekaligus, Prof. Dr. Soegeng akan dikukuhkan menjadi guru besar yang ke-181 sejak UNAIR berstatus PTN BH. Orasi ilmiah yang berjudul 漇umbangan Pemikiran Ilmu Kedokteran Gigi Anak di Bidang Kesehatan tentang Manfaat dan Dampak Konsumsi Fluorida akan disampaikan Prof. Dr. Soegeng dalam pengukuhan tersebut.
Sementara itu, Prof. Dr. Basuki dalam pengukuhannya bakal menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul 漃erkembangan Pemikiran Akuntansi: Dari 楶elayan Pasar Menjadi Sarana Menyejahterakan Manusia. Prof. Dr. Basuki menjadi guru FEB yang ke-23. Dan, menjadi guru besar yang ke-182 UNAIR sejak berstatus PTN BH dan yang ke-474 sejak UNAIR didirikan. (*)
Penulis: Feri Fenoria Rifa’i





