UNAIR NEWS Mendekati pergantian tahun baru, pengurus Masjid Ulul Azmi UNAIR menghadirkan Dr Habib Abdurrahman Ahmad Mugil untuk mengisi kajian sore bertajuk 淭ahun Baru Dalam Perspektif Islam. Acara tersebut diselenggarakan secara online via zoom meeting, Rabu (28/12/2022).
淧ergantian tahun itu ujian iman. Kalau menurut Islam adalah perenungan amal dan penyempurnaan amal. Bukan malam berfoya-foya bersenang-senang dan lupa kewajiban beribadah, ujar Dr Habib.
Seseorang yang dianggap cerdas oleh Rasulullah, lanjutnya, adalah ia yang pandai mengintropeksi diri. Dengan demikian penting untuk bisa menimbang nilai-nilai amal yang telah kita lakukan dan menjadikan momentum pergantian tahun sebagai refleksi dan resolusi untuk berbenah diri.
淗al itu tidak lain karena sebenar-benarnya takdir manusia adalah kematian, tandasnya.
Kunci Keberuntungan Hidup
Dr Habib mengatakan bahwa manusia hanya memiliki waktu dan keputusan. Menurutnya, sebenar-benarnya kehidupan adalah akhirat sedangkan dunia adalah permainan. 淗abiskan masa mudamu sebelum menemui masa tuamu dengan mengabdikan diri pada Rabbmu, tegasnya
Ia juga menjelaskan bahwa banyak manusia yang berakhir pada penyesalan karena terlelap dalam kemegahan dunia. Orang-orang ini, sambungnya, mengira bahwa apa yang menjadi kebanggaan dunianya akan menjamin kehidupan setelah mereka tiada. Mereka bahkan lupa dengan qodho dan qodar Allah SWT.
淵ang harus kita pahami kenapa kita harus mawas diri, mulai beramal, memperbaiki ibadah itu satu, bahwa setiap hari kita semakin dekat dengan mati. Makanya jangan jadi orang yang merugi, tuturnya.
Beramal dan beribadah, lanjutnya, bukan hanya untuk diri sendiri. Amal yang paling disukai Rasulullah ialah amalan yang dilakukan seorang anak untuk orang tuanya. 淣iatkan saja amal dan ibadah yang kita lakukan atas nama orang tua kita. Maka selain bisa menolong mereka, itulah amal yang tidak akan ada putusnya yaitu amal anak Sholeh dan Sholehah, katanya.
Menutup kajian, Dr Habib juga berpesan agar berhati-hati dengan banyaknya ujian keimanan di masa sekarang. Memengang ajaran yang bersumber dari kyai dan berpengaruh teguh pada ulama penting untuk dilakukan agar dapat selamat dari banyaknya hal-hal yang menyimpang dan memecah belah Islam.
Penulis:Rosita
Editor: Nuri Hermawan





