51动漫

51动漫 Official Website

Kelainan Kulit yang Dapat Menjadi Petanda Adanya Tumor pada Organ Dalam

Kelainan Kulit yang Dapat Menjadi Petanda Adanya Tumor pada Organ Dalam

Dermatoses Paraneoplastik adalah manifestasi kulit yang terjadi sebagai akibat dari keberadaan tumor ganas (kanker) pada organ tubuh bagian dalam. Terdapat beberapa kelainan kulit yang merupakan pertanda adanya tumor ganas pada organ bagian dalam. Gejala pada kulit tersebut bukan disebabkan secara langsung oleh invasi, metastasis, atau efek lokal tumor tersebut. Manifestasi ini muncul sebagai respons sistemik tubuh terhadap proses neoplasma, melalui mekanisme seperti pelepasan zat oleh tumor (misalnya, hormon, sitokin, atau faktor pertumbuhan) atau reaksi imunologis tubuh terhadap kanker. Dengan demikian Dermatoses Paraneoplastik dapat menjadi tanda atau petunjuk awal adanya kanker pada organ dalam yang memiliki nilai diagnostik penting. Berikut ini adalah beberapa contoh kelainan kulit yang merupakan Dermatoses Paraneoplastik:

Acanthosis Nigricans merupakan lesi kulit yang ditandai dengan penebalan dan warna yang lebih gelap pada lipatan tubuh, seperti leher atau ketiak. Lesi ini sering terjadi pada keadaan obesitas, resistensi insulin, gangguan hormonal seperti sindroma ovarium polikistik serta penggunaan obat-obat tertentu. Acanthosis Nigricans yang terjadi secara tiba-tiba pada penderita tanpa obesitas harus diwaspadai sebagai dermatoses paraneoplastik yang terjadi bersamaan dengan kanker organ dalam terutama kanker lambung.

Dermatomyositis merupakan penyakit autoimun yang ditandai dengan proses keradangan pada jaringan otot dan kulit. Gejala awal dermatomyositis berupa ruam warna ungu pada kelopak mata dan papula Gottron (papula merah keunguan pada permukaan tubuh yang menonjol seperti area tonjolan pada jari tangan). Dermatomyositis dapat merupakan tanda awal dari berbagai macam kanker seperti kanker ovarium, kanker paru, kanker payudara, atau kanker gastrointestinal.

Seborrheic keratosis merupakan tumor jinak kulit yang umum ditemukan pada mereka yang berusia lanjut. Tumor ini berbentuk papul/ tonjolan pada kulit yang berukuran beberapa milimeter dengan permukaan kasar berwarna kecoklatan. Tumor ini merupakan gejala yang umum ditemukan. Akan tetapi pertambahan jumlah seborrheic keratosis dalam waktu yang singkat dapat merupakan gejala awal dari kanker organ dalam seperti kanker lambung. Gejala ini dikenal dengan nama tanda Leser-Trelat.

 Pemfigus merupakan penyakit dengan gejala timbulnya lepuhan pada kulit. Penyakit ini disebabkan oleh adanya antibodi dari dalam tubuh yang menyerang jaringan kulit (tergolong penyakit autoimun). Akan tetapi ada juga penyakit Pemfigus yang merupakan bagian dari keganasan/ kanker organ dalam yang dikenal dengan Pemfigus Paraneoplastik. Penyakit ini berkaitan dengan kanker organ hematolimfoid seerti limfoma dan leukemia. Adanya Pemfigus Paraneoplastik harus diwaspadai sebagai salah satu gejala Dermatoses Paraneoplastik yang merupakan tanda awal adanya keganasan pada organ dalam.

Sindroma Sweet merupakan kelainan kulit yang ditandai dengan lesi kemerahan pada kulit yang menonjol disertai rasa nyeri, demam dan infiltrat sel radang neutrophil pada kulit (nanah). Penyakit ini umumnya berkaitan dengan keadaan infeksi dan inflamasi serta keadaan autoimun. Akan tetapi sindroma Sweet dapat juga merupakan bagian dari Dermatoses Paraneoplastik yakni suatu kelainan kulit yang berhubungan dengan kanker pada organ dalam seperti leukemia dan limfoma serta kanker saluran pencernaan maupun saluran kemih.

Pyoderma gangrenosum merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan bintil berisi nanah yang disertai rasa nyeri. Penyakit ini merupakan akibat dari infeksi dan keradangan pada kulit. Penyakit Pyoderma gangrenosum umumnya berhubungan dengan penyakit autoimun pada sendi seperti rematoid artritis, akan tetapi ada kalanya penyakit ini merupakan tanda dari adanya kanker pada organ bagian dalam maupun kanker darah seperti leukemia.

Beberapa gejala Dermatoses Paraneoplastik seperti disebutkan di atas perlu diwaspadai, karena dapat merupakan tanda dari adanya kanker/ tumor ganas pada organ dalam. Seseorang yang memiliki lesi kulit yang termasuk dalam Dermatoses Paraneoplastik, perlu dilakukan pemeriksaan secara seksama untuk mencari adanya kanker pada organ dalam agar dapat ditemukan secara dini. Dapat dikatakan bahwa kulit merupakan 渏endela untuk melihat adanya kelainan pada organ dalam.

Penjelasan secara lengkap tentang Dermatosis Paraneoplastik telah ditulis pada Romanian Journal of Medical Practice volume 19 nomer 3 bulan November tahun 2024 dengan Judul 淧araneoplastic Dermatoses dengan penulis Stephanie Natasha Djuanda dan Willy Sandhika.

Penulis: Dr. Willy Sandhika, dr., Sp.PA(K)., M.Si.

Link:

Baca juga: Perhitungan Rasio Neutrofil-Limfosit Bermanfaat sebagai Penanda Derajat Keparahan Reaksi Kusta

AKSES CEPAT