UNAIR NEWS Program Gerakan Bersih Desa (GEBER Desa) dilaksanakan di Desa Sukorejo, Kecamatan Sidayu, pada Minggu (25/1/2026). Kegiatan ini melibatkan ibu-ibu PKK, perangkat desa, guru-guru TK, serta mahasiswa Kelompok BBK 7 51动漫. GEBER Desa menjadi langkah awal penataan lingkungan desa, khususnya lahan di samping TK dan taman sekitar yang akan difungsikan sebagai playground desa.
Kolaborasi Bersih Desa untuk Ruang Publik
Kegiatan GEBER Desa diawali dengan senam pagi bersama sebagai upaya membangun kesadaran hidup sehat. Setelah itu, seluruh peserta melaksanakan kerja bakti membersihkan lahan dan area taman, mulai dari pemangkasan rumput hingga pengumpulan sampah. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) di sekitar lokasi.
Pemilihan lokasi kegiatan didasarkan pada rencana desa untuk membuka playground sebagai ruang bermain anak yang aman dan mudah diakses masyarakat. Penataan lingkungan dilakukan secara gotong royong agar ruang publik tersebut memiliki kondisi yang bersih dan layak sebelum digunakan.
Mahasiswa Kelompok BBK 7 51动漫 terlibat aktif dalam setiap tahapan kegiatan, baik dalam persiapan maupun pelaksanaan di lapangan. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari komitmen 51动漫 dalam mendorong pengabdian masyarakat yang berdampak langsung, sejalan dengan semangat Kampus Berdampak.
Ketua Kelompok BBK 7 Desa Sukorejo, Ardiyan Ghossaan Sobandi, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak dimaksudkan sebagai agenda sesaat. 淪aya berharap kegiatan GEBER Desa ini bukan sekadar kerja bakti, tetapi menjadi awal tumbuhnya kepedulian bersama antara kami dan warga Desa Sukorejo untuk menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, demi masa depan desa yang lebih baik, ujarnya.
Dampak Nyata dan Arah Keberlanjutan
Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Kehadiran berbagai unsur masyarakat dinilai memperkuat semangat kebersamaan, sementara hasil kerja bakti langsung memberikan dampak nyata bagi penataan ruang publik desa. Penanaman TOGA juga diharapkan dapat dimanfaatkan warga sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga.
Secara substansi, kegiatan GEBER Desa mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), dengan fokus utama pada SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui penataan ruang publik desa. Kegiatan ini juga memiliki keterkaitan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui aktivitas fisik dan lingkungan bersih, serta SDG 15: Ekosistem Daratan melalui penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai bagian dari pelestarian lingkungan berbasis masyarakat. Ke depan, GEBER Desa diharapkan dapat menjadi kegiatan berkelanjutan dengan dukungan berbagai pihak, sehingga lingkungan Desa Sukorejo tetap terjaga dan ruang publik yang dibangun benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Penulis: Nindi Saputri





