UNAIR NEWS MPASI (Makanan Pendamping ASI) bukan sekadar makanan tambahan, melainkan langkah penting dalam membentuk pola makan sehat sejak dini. Pemberian MPASI yang tepat, baik dari segi waktu, tekstur, maupun kandungan gizi, membantu bayi tumbuh kuat, cerdas, dan terhindar dari masalah gizi. Melalui MPASI yang seimbang dan aman, orang tua turut berperan dalam mendukung proses tumbuh kembang optimal serta membangun fondasi kesehatan anak hingga masa depan. Oleh karena itu, Tim BBK 7 Desa Siliragung mengadakan program kerja CETAR MEMBAHANA (Cegah Stunting dengan Gizi Teratur Mewujudkan Masyarakat Bebas Hambatan Nutrisi).
Tim BBK 7 Desa Siliragung berkolaborasi dengan kader posyandu flamboyan Dusun Tegalwagah, Desa Siliragung mulai dari persiapan pelayanan posyandu hingga kegiatan berlangsung, Rabu (14/01/2026). Tim BBK 7 Desa Siliragung membantu dalam pengukuran berat dan tinggi badan bayi serta ditutup dengan penyuluhan pentingnya MPASI bagi bayi. Tidak hanya melalui penyuluhan TIM BBK 7 Desa Siliragung juga memberikan demontrasi dan contoh makanan kepada ibu bayi yang datang ke posyandu. Melalui upaya tersebut harapannya ibu bayi yang datang posyandu dapat menerapkan materi kampanye pentingnya MPASI dengan bahan yang ada didaerah sekitar Desa Siliragung.
Menurt Sindi dan Putri person in charge, program kerja ini dirancang berkelanjutan dengan mengemas materi yang mudah dipahami dan diterapkan. Selain itu, dalam pemilihan menu demonstrasi MPASI Sindy dan Putri juga memilih makanan yang berbahan baku lokal yang dapat dijangkau oleh masyarakat Dusun Tegalwagah, Desa Siliragung. 淜ita mengemas materi yang mudah dipahami dan menekankan pada jenis serta tekstur dari MPASI untuk beberapa kategori umur bayi. Kami juga memberikan leaflet berisi ringkasan materi yang dikemas menarik agar ketika Ibu ingin membuat MPASI dan bingung bisa menggunakan panduan leaflet yang telah kami buat dan kami bagikan
Melalui program kerja CETAR MEMBAHANA, mahasiswa BBK 7 Desa SIliragung berharap memberikan kontribusi positif untuk Mencapai Ketahanan Pangan dan Gizi yang Baik yang sejalan dengan poin SDGs 2 (Zero Hunger) serta meningkatkan kehidupan sehat dan sejahtera yang sesuai dengan poin SDGs 3 (Good Health and Well-being) serta meningkatkan kesaran akan pentingnya MPASI yang tepat sesuai kelompok umur bayi. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menurunkan angka stunting akibat nutrisi yang kurang tepat.
Selain itu, Mahasiswa BBK 7 Desa Siliragung berharap program semacam ini dapat diteruskan melalui pengawasan aktif kader posyandu flamboyan dan direplikasikan dengan metode yang lebih tepay untuk warga Desa Siliragung agar program kerja ini dapat berkelanjutan dan membawa dampak yang besar bagi Desa Siliragung.





