51动漫

51动漫 Official Website

Kiprah Alumnus FST Duduki Posisi Strategis di PT Ajinomoto

Dodiet Hendro Setiawan, alumnus Kimia FST yang duduki posisi strategis PT Ajinomoto (Foto: Departemen Kimia)

UNAIR NEWS – Perjalanan karier Dodiet Hendro Setiawan menjadi bukti bahwa kesuksesan tidak selalu berangkat dari keunggulan sejak awal, tetapi dari keberanian untuk terus melangkah. Alumnus 51动漫 (UNAIR) angkatan 1991 asal Malang tersebut kini memegang peran strategis sebagai Director di PT Ajinomoto Indonesia. Ia juga menjabat Deputy Factory Manager Pabrik Mojokerto sekaligus General Manager Food Product Division, posisi yang menempatkannya sebagai pengambil keputusan penting dalam industri pangan nasional.

Di balik pencapaian itu, perjalanan Dodiet tidak selalu mulus. Saat SMA, nilai kimianya biasa saja. Tidak menonjol. Justru dari situlah rasa penasaran tumbuh. Ia memilih Jurusan Kimia saat UMPTN, bukan karena merasa paling mampu, tetapi karena ingin membuktikan diri.

Selama kuliah pun, ia merasa bukan mahasiswa Istimewa, di mana nilai IPK-nya pun pas-pasan. Akan tetapi, kampus memberinya sesuatu yang lebih penting yaitu cara berpikir dan pengalaman.

Lulus pada April 1996, hanya enam bulan berselang ia memulai karier di PT Ajinomoto Indonesia, Mojokerto sebagai Flexible Packaging Department. Dari posisi tersebut, ia belajar ritme kerja, disiplin, hingga memahami denyut operasional pabrik. Dua tahun menempa diri pada posisi tersebut, ia dipromosikan menjadi Section Manager.

Kariernya terus merangkak naik. Ia merangkap peran di Commercial Plant Research and Development (R&D), sambil tetap menangani Flexible Packaging. Pengalaman ini memperluas wawasannya dari produksi hingga inovasi berbasis riset.

Tahun 2010, Dodiet diamanahi jabatan sebagai Department Manager. Tanggung jawabnya semakin besar yaitu memimpin tim, mengelola proses, hingga mengambil keputusan strategis.

Empat tahun kemudian, ia berpindah ke Production Planning & Control (PPC), memperdalam keahlian dalam efisiensi dan perencanaan produksi. Lalu pada 2019, ia dipercaya ke kantor pusat Jakarta sebagai Department Manager Strategic Sourcing & Procurement, peran yang menuntut ketajaman dalam mengelola rantai pasok dan relasi eksternal.

Tonggak penting datang pada 2022. Ia ditunjuk menjadi General Manager Production Plan & Inventory Control Division di Mojokerto. Dodiet harus memimpin tiga departemen sekaligus yakni PPC, Warehouses, dan Export-Import.

Memasuki 2025, kariernya mencapai puncak. Ia menjabat General Manager Food Product Division, mengelola produk-produk popular. Seperti Masako, Sajiku, dan Mayumi sekaligus dipercaya sebagai Director dan Deputy Factory Manager.

Bagi Dodiet, ilmu kimia tetap menjadi fondasi penting, terutama dalam memahami proses produksi seperti monosodium glutamate (MSG). Pengetahuan Kimia Organik, Anorganik, Biokimia, hingga Analisa tetap relevan. Ia mencontohkan konsep sederhana seperti titrasi asam-basa, bukan sekadar perubahan warna, tetapi pemahaman mengapa proses itu terjadi. Cara berpikir inilah yang menjadi bekal utama di dunia kerja.

Tak hanya akademik, pengalaman organisasi juga membentuknya. Ia aktif di Himpunan Mahasiswa Kimia UNAIR bahkan pernah menjadi ketua. Ia juga terlibat di Senat Mahasiswa FMIPA, UKKI, dan UKM Penalaran, membentuk kemampuan komunikasi dan kepemimpinan yang kini menjadi kunci perannya.

Dalam dunia profesional, ia menekankan pentingnya sikap proaktif, yakni berani memulai, berinisiatif, dan mengambil risiko yang terukur. Ia juga mengingatkan bahwa belajar tidak boleh berhenti. Termasuk dalam penguasaan bahasa asing.

Menariknya, di balik pencapaiannya, Dodiet tetap reflektif. Jika bisa kembali ke masa kuliah, ia ingin belajar lebih serius dan lebih sabar. Dari operator hingga direktur, kisah Dodiet bukan sekadar tentang jabatan. Ini adalah cerita tentang keberanian memulai, ketekunan menjalani proses, dan komitmen untuk terus belajar.

Penulis: Departemen Kimia FST

AKSES CEPAT