UNAIR NEWS 51动漫 (UNAIR) senantiasa menunjang mahasiswa berkebutuhan khusus dengan pendekatan pendidikan inklusi. Salah satunya ialah kehadiran kelompok kajian KIRANI UNAIR, gagasan Tim Dosen Fakultas Psikologi Spesifikasi Pendidikan Inklusi 51动漫.
KIRANI UNAIR merupakan sebuah kelompok kajian individu berkebutuhan khusus dan pendidikan inklusi. Dibesut oleh enam orang dosen Fakultas Psikologi, KIRANI UNAIR bergerak dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.
Dorongan Kebutuhan Masyarakat
Pada mulanya, beberapa dosen Fakultas Psikologi yang memiliki ketertarikan dan minat pada pendidikan dan pengembangan anak berkebutuhan khusus membentuk suatu tim khusus untuk penelitian dan pengabdian masyarakat. Hal itu didorong pula adanya aturan pemerintah pada tahun 2010 yang mengharuskan setiap daerah memiliki sekolah inklusi.
Sayangnya, Sumber Daya Manusia yang kurang dan tidak memungkinkan serta pendekatan mengharuskan bersifat touchdown menyebabkan hal tersebut pada akhirnya belum bisa berjalan dengan baik. Tim Dosen Psikologi yang berfokus pada pendidikan inklusi pada akhirnya tergerak untuk terjun sebagai bentuk dorongan atas kebutuhan masyarakat. Tim inilah yang kemudian menjadi cikal bakal KIRANI UNAIR.

Hal ini diperkuat dengan adanya kebijakan universitas pada tahun 2021 bahwa setiap dosen wajib memiliki kelompok kajian di fakultas masing-masing. Pada tahun inilah kelompok kajian KIRANI UNAIR semakin melebarkan sayap dengan melakukan berbagai kegiatan dalam rangka optimalisasi perkembangan individu berkebutuhan khusus dengan pendekatan inklusi.
淪elain terdiri dari dosen, KIRANI UNAIR juga memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk turut magang di dalamnya. Sekitar empat orang mahasiswa menjadi bagian KIRANI UNAIR saat ini dan memiliki tugas dalam mengelola media sosial, ungkap Pramesti Pradna Paramita M Ed Psych PhD Psikolog selaku koordinator KIRANI UNAIR.
Optimalkan Perkembangan dan Pendidikan Inklusi
Dalam mengoptimalisasi perkembangan individu berkebutuhan khusus, KIRANI UNAIR mengusung pendekatan inklusi dengan menyertakan peran orang tua dalam penanganannya. Menurut Pramesti, hal ini karena pendekatan pendidikan inklusi juga menyasar pada peran orang tua dalam pengasuhan. Sehingga tidak hanya melibatkan pendampingan di area sekolah, tetapi juga di rumah dan di lingkungan tempat tinggal.
Ia menambahkan bahwa optimalisasi pada area sekolah tidak hanya berhenti pada Sekolah Menengah Atas saja, tetapi juga termasuk pendidikan tinggi. Dalam hal ini, beberapa tim KIRANI UNAIR juga bersinergi dengan Airlangga Inclusive Learning dalam mempersiapkan dan menunjang mahasiswa berkebutuhan khusus.

Selain itu, KIRANI UNAIR juga mewujudkan optimalisasi tersebut melalui program kerja yang diusung. Seperti edukasi kepada masyarakat pada berbagai kesempatan seperti pengadaan workshop “Deteksi Dini, Tata Laksana, dan Merancang Program Bagi Penyandang Disabilitas untuk guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Taman Kanak-kanak” di kota Mojokerto (15/10/2022). Edukasi sebagai upaya mengurangi stigma masyarakat umum mengenai anak berkebutuhan khusus.
KIRANI UNAIR juga gencar melakukan edukasi pada lembaga pendidikan sebagai wujud memperkuat pemahaman dan pengetahuan mengenai pendidikan inklusi dan anak berkebutuhan khusus. Beberapa lembaga telah menjadi mitra dalam menyebarluaskan upaya tersebut. Misalnya sekolah-sekolah inklusi di Surabaya, UPTD ABK Sidoarjo, Forum Peduli Autisme Jawa Timur, hingga Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
KIRANI UNAIR bersama BEM Psikologi UNAIR juga rutin mengelola kegiatan tahunan yakni Psikologi Mencari Bakat yang menyasar anak berkebutuhan khusus. Kegiatan ini memberikan kesempatan pada kriteria peserta mulai dari TK hingga umum. Dengan beragam kategori lomba seperti seni rupa, seni musik, hingga seni pertunjukan.
Di samping menggelar pertunjukan, terdapat pula webinar yang membahas anak berkebutuhan khusus menuju grand final. Selain bergerak melalui edukasi secara langsung pada masyarakat, KIRANI UNAIR juga aktif dalam mengadakan webinar gratis melalui live Instagram dengan username @inklusi.psikologi.unair serta konten edukasi pada feed Instagram yang terhubung dengan Facebook.





