Kista keratogenik odontogenik (OKC) adalah jenis kista odontogenik yang memiliki ciri khas klinis berupa destruksi lokal, perilaku agresif, tingkat kekambuhan yang tinggi, serta fitur histopatologis yang spesifik. OKC juga sering kali ditemukan sebagai lesi multipel, terutama jika terkait dengan sindrom tertentu. Kista keratogenik odontogenik menyumbang sekitar 12-14% dari seluruh kista yang ada di rahang. Keberadaan OKC yang terlokalisasi di area yang melibatkan gigi dapat menjadi tantangan dalam diagnosis dan penanganannya.
Laporan kasus ini bertujuan untuk memaparkan sebuah kasus OKC yang tidak biasa yang terkait dengan gigi insisivus sentral maksilaris yang tertanam, serta memberikan gambaran mengenai manajemen kasus kista odontogenik di bagian anterior maksila yang melibatkan gigi-gigi yang berdekatan. Selain itu, laporan ini juga akan mengulas tindak lanjut enam bulan pasca operasi.
Enukleasi kista bersama dengan ekstraksi gigi permanen yang terlibat merupakan langkah penting untuk mencegah kekambuhan kista keratogenik odontogenik (OKC). Pemantauan dengan evaluasi radiografik secara berkala dan tindak lanjut jangka panjang sangat diperlukan untuk memastikan tidak terjadinya kekambuhan atau komplikasi lainnya. Kasus ini menegaskan pentingnya diagnosis dini dan manajemen yang tepat untuk mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh OKC, terutama pada anak-anak dan remaja yang mengalami gangguan erupsi gigi akibat kondisi ini.
Penulis: Prof. Tania Saskianti, drg., Ph.D., Sp.KGA., Subsp.AIBK(K)., FiADH
Link:
Baca juga: Pengembangan Instrumen Prediktor Kerjasama Klinik Gigi untuk Anak Autisme





