51动漫

51动漫 Official Website

Kolaborasi BBK 7 UNAIR-DLH Kab. Madiun Olah Sampah Dukung SDG 12

Proses Workshop Pengolahan Sampah Anorganik
Proses Workshop Pengolahan Sampah Anorganik

UNAIR NEWS – Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 51动漫 berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun sukses menggelar seminar dan workshop bertajuk “PLASTIKIN: Ubah Sampah Jadi Rupiah”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari 2026 di Balai Desa Bongsopotro, Kecamatan Saradan ini bertujuan untuk memberikan solusi konkret atas permasalahan limbah anorganik melalui pendekatan ekonomi kreatif yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh kondisi pengelolaan sampah di Desa Bongsopotro yang masih konvensional, di mana sebagian besar warga memusnahkan sampah dengan cara dibakar atau dibuang ke lahan kosong, yang berisiko mencemari lingkungan. Untuk menjawab tantangan tersebut, mahasiswa BBK 7 menggandeng Luluk Humaera S.Psi., M.Psi. dari DLH Kabupaten Madiun sebagai narasumber ahli untuk melatih warga mengolah sampah menjadi barang bernilai tinggi.

Fokus utama pelatihan adalah pemanfaatan limbah botol plastik (PET dan HDPE) yang memiliki nilai daur ulang tinggi. Warga diajak mempraktikkan langsung proses daur ulang, salah satunya dengan mengubah botol plastik bekas menjadi produk fungsional berupa sapu yang memiliki nilai jual. Luluk menjelaskan bahwa produk kerajinan ini dapat menjadi peluang usaha baru bagi UMKM desa karena biaya bahannya rendah namun memiliki daya tahan yang lama.

Dalam sesi materi, Luluk Humaera menekankan pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya untuk meningkatkan nilai ekonomi. “Memisahkan sampah dapat menambah nilai sampah 20% dan dapat diubah menjadi bahan baku industri dan kerajinan rumahan,” ungkap Luluk dalam pemaparannya. Ia juga menambahkan bahwa potensi ekonomi dari kegiatan ini sangat menjanjikan. “Dengan mendaur ulang sampah menjadi barang bernilai, berpotensi mendapatkan keuntungan 60-100 persen dari harga modal awal,” tambahnya.

Melalui sinergi antara mahasiswa BBK 7 UNAIR dan DLH Kabupaten Madiun ini, diharapkan tercipta perubahan perilaku masyarakat Bongsopotro menuju pola konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Program ini tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga memberdayakan ekonomi warga secara berkelanjutan.

Penulis: Farsi

AKSES CEPAT