51

51 Official Website

Kolaborasi UNAIRMalaysia Tingkatkan Awareness Tuberkulosis di Asia Tenggara

Diskusi anatomi dalam sesi pembelajaran di Malaysia sebagai bagian dari penguatan pemahaman ilmu kedokteran (Foto: Dok. Tim)

Fakultas Kedokteran 51 ( UNAIR) melaksanakan kegiatan edukasi tuberkulosis (TB) lintas negara di Management and Science University (MSU), Selangor, Malaysia, pada 13 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat dan student exchange yang bertujuan meningkatkan kesadaran serta literasi kesehatan terkait TB di lingkungan dengan mobilitas penduduk tinggi, termasuk komunitas mahasiswa dan masyarakat sekitar.

Rangkaian kegiatan meliputi skrining gejala respiratori berbasis kuesioner, penyuluhan mengenai cara penularan dan pencegahan TB, diskusi akademik mengenai situasi TB di Indonesia dan Malaysia, serta pembagian materi edukasi digital agar informasi tetap dapat diakses setelah kegiatan selesai. Fokus utama program adalah mendorong deteksi dini dan kepatuhan pengobatan sebagai kunci pengendalian TB.

Kegiatan ini dipimpin oleh Prof. Dr. Lilik Herawati, dr., M.Kes., AIFO, bersama tim dosen FK UNAIR yaitu Dr. Willy Sandhika, dr., M.Si., Sp.PA(K); Sri Purwaningsih, dr., M.Kes; serta Tri Pudy Asmarawati, dr., Sp.PD, K-PTI.FINASIM. Prof. Lilik menyampaikan bahwa edukasi TB sangat penting agar masyarakat memahami gejala awal, tidak menunda pemeriksaan, dan tidak menghentikan pengobatan sebelum tuntas. Edukasi TB itu penting supaya masyarakat paham cara mencegah dan tidak menyepelekan gejala, ujarnya.

Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Daniyah Umar Anis, M. Ibaness Maulana Ardinata, Muhammad Nabhan Yasin, Titania Sophia Qelmi, dan Shakila Putri Ryanda. Mereka berperan dalam persiapan media edukasi, pelaksanaan penyuluhan, dokumentasi, serta koordinasi kegiatan di lapangan.

Kegiatan ini menunjukkan peningkatan awareness peserta mengenai risiko TB di lingkungan padat dan pentingnya pencegahan sebagai bagian dari kontribusi terhadap pencapaian SDG 3 (Good Health and Well-Being). Selain itu, terbentuk jejaring kolaborasi akademik antara FK UNAIR dan MSU untuk program kesehatan masyarakat selanjutnya.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai TB secara medis, tetapi juga melihat langsung peran mahasiswa kedokteran dalam edukasi kesehatan lintas budaya. Interaksi selama kegiatan berlangsung secara aktif dan partisipatif, sehingga pesan pencegahan TB dapat disampaikan dengan lebih kontekstual dan mudah dipahami oleh peserta.

Penulis: Kelompok 2 MSU

AKSES CEPAT