Mahasiswa KKN BBK Manyar Sabrangan melaksanakan kegiatan edukasi lingkungan bertajuk Sapa Sampah di Desa Manyar Sabrangan pada Sabtu, 18 Januari, bertempat di Balai RW 3 Desa Manyar Sabrangan. Acara ini dihadiri oleh 12 karang taruna yang merupakan organisasi perkumpulan remaja setempat.
Program Sapa Sampah merupakan kegiatan edukatif yang berfokus pada pengenalan bahaya sampah, jenis-jenis sampah, seperti sampah organik, anorganik, dan residu, serta memperkenalkan peserta tentang bagaimana cara menanggunalngi sampah-sampah tersebut. Edukasi ini disampaikan langsung oleh salah satu anggota KKN Manyar Sabrangan I sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan remaja sekitar kampus terutama pada desa Manyar Sabrangan.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mendukung Sustainable Development Goals atau SDGs, khususnya SDG 6 (Clean Water and Sanitation) melalui pencegahan pencemaran air akibat limbah dan juga pembuangan sampah sembarangan, serta SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) dengan mendorong pemikiran inovatif remaja dalam pengelolaan jenis-jenis sampah yang berkelanjutan.
Kegiatan dilaksanakan dimulai dari penyampaian materi secara interaktif, dilanjut dengan diskusi dan pemberian study case dari contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta. Hal ini bertujuan agar para remaja lebih mudah memahami dampak sampah terhadap lingkungan dan pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah. Pre-test dan juga post-test juga dilakukan untuk mengukur seberapa jauh pengetahuan peserta mengenai pemilahan sampah.
Hasilnya, tingkat pengetahuan peserta mengenai sampah, cara memilahnya, dan juga bahanya meningkat. Hal tersebut dibuktikan dari hasil pre-teset dan juga post-test, dari hasil tersebut menunjukan bahwa adanya peningkatan pengetahuan yang lumayan signifikan setelah pemaparan materi oleh anggota kkn.
Melalui kegiatan ini, diharapkan remaja Karang Taruna Manyar Sabrangan dapat mendukung perubahan di lingkungannya yang dimulai dari sendiri, serta diharapkan peserta dapat turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar demi terciptanya lingkungan yang bersih dengan adanya praktik nyata terkait pentingnya pemilahan sampah.
Penulis: Tim BBK 7





