51动漫

51动漫 Official Website

Konsumsi Ikan Laut oleh Ibu Hamil Dapat Memperkuat Gigi Susu di Masa Akan Datang

Foto by Diadona

Salah satu biota laut yang mengandung berbagai protein yang mendukung kekuatan email pada gigi anak adalah ikan laut.  Ikan Laut mengandung kalsium dan Omega 3 yang merupakan protein yang bisa menembus plasenta barier, Plasenta merupakan organ yang memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan janin. Plasenta dengan ekspresi Fatty Acids Binding Proteins (FABPs) berfungsi sebagai media pertukaran zat, memproduksi hormon yang selama kehamilan, dan sebagai barier. Kolagen tipe 1 adalah salah satu protein ameloblas dalam amelogenesis. Kolagen tipe  1 adalah salah satu protein yang menyusun tubuh manusia. Keberadaannya adalah kurang lebih mencapai 30% dari seluruh protein yang terdapat di tubuh. Kolagen adalah struktur organik pembangun tulang, gigi, sendi, otot, dan kulit.

Enamel gigi diproduksi oleh proses yang disebut amelogenesis. Amelogenesis membutuhkan protein khusus untuk membangun kepadatan enamel gigi. Ameloblas membutuhkan berbagai protein seperti amelogenin, ameloblastin, dan enamelin untuk pematangan enamel gigi. asupan gizi yang cukup selama kehamilan dapat mencegah karies pada gigi anak-anak. Malnutrisi pada kehamilan dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan gigi dan dapat menyebabkan karies di masa depan. Menurut laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 didapatkan prevalensi Status Gizi (BB/U) pada Anak Umur 0-23 Bulan (Baduta) pada provisi jawa tengah sebesar 3.5%. Dibutuhkan stategi preventif untuk karies gigi yaitu dengan konsumsi ikan laut selama kehamilan.

Penghalang utama yang membatasi transfer nutrisi di seluruh plasenta manusia adalah sincytiotrophoblast. Syncytiotrophoblast memiliki dua membran plasma terpolarisasi, plasma mikrovillus yang menghadap ke ibu (MVM) dan membran plasma basal berorientasi sirkulasi janin. Karakteristik transportasi dari kedua membran plasma akan memiliki pengaruh signifikan pada transportasi nutrisi plasenta dan pertumbuhan janin. Syncytiotrophoblast mengungkapkan banyak transporter nutrisi yang dapat diatur oleh janin, ibu, dan sinyal plasenta. Transfer asam amino melalui plasenta adalah proses yang kompleks dan penting untuk pertumbuhan janin dan menciptakan lingkungan intrauterin yang mempengaruhi kesehatan. Dalam perkembangan janin yang optimal diperlukan intervensi untuk meningkatkan transfer asam amino di plasenta, meningkatkan bidang kesehatan pasca kelahiran.

Sementara itu, sel yang bertanggung jawab untuk sintesis kolagen adalah fibroblast, chondroblast, osteoblas, dan odontoblas. Kolagen tipe 1 adalah bentuk yang paling umum ditemukan di kulit, tendon, tulang, dentin, dan jaringan pulpa. Jumlah kolagen yang disimpan oleh fibroblast terus diatur oleh sintesis metabolisme kolagen. Pergantian kolagen dan protein ECM lainnya dikendalikan oleh MMP dan TIMP, diproduksi oleh granulosit, makrofag, sel epidermal, dan myofibroblasts.

Kolagen adalah protein yang paling melimpah dalam tubuh manusia. Ini mencakup 30% komposisi protein dalam tubuh manusia. Kolagen adalah jenis struktur organik yang membangun tulang, gigi, sendi, otot, dan kulit. Serat kolagen memiliki ketahanan yang kuat terhadap tekanan. Kata kolagen berasal dari bahasa Yunani yang berarti lem atau menghasilkan perekat. Kolagen adalah protein ekstraseluler yang mencakup sebagian besar jaringan ikat. Struktur kolagen ditandai dengan domain triple-helikal yang dibentuk oleh tiga rantai polipeptida yang terikat oleh ikatan hidrogen dan bidang interaksi hidrofobik. Secara kimia, kolagen terdiri dari dua asam amino, hidroksiprolin dan hidroksilid.

Penelitian yang dilakukan Christiono dkk dengan menggunakan hewan coba betina bunting menemukan peningkatan ekspresi FABP di trofoblas, tropoblas ini merupakan sel yang terdapat di plasenta, setelah diberikan dengan ikan laut yang mengandung omega 3 dan kalsium. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa protein yang terkandung pada ikan laut dapat menembus plasenta barrier. Studi lainnya juga menyebutkan bahwa asam lemak merangsang ekspresi protein pengikat asam lemak intraselular FABP-4 dan FABP-3. FABPs, secara umum, digambarkan sebagai protein intraseluler yang dapat mempengaruhi fluks lipid, metabolisme, dan sinyal dalam sel. Protein ini adalah mediator penting untuk metabolisme dan proses peradangan secara lokal dan sistematis.

Hasil yang lain menunjukkan penurunan ekspresi kolagen tipe 1. Selama amelogenesis/ pembentukan gigi, ekspresi kolagen menurun dari sekretori ke tahap mineralisasi dan pematangan, diikuti oleh penurunan lain dalam matriks enamel sampai fase erupsi gigi. Studi yang dilakukan pada salmon Atlantik dan ikan zebra menemukan pengurangan ekspresi ameloblas selama deposisi amiloid dan kemudian penurunan lain selama fase pematangan.

Penulis: Prof. Seno Pradopo, drg., SU., Ph.D., Sp.KGA (K)

Jurnal: https://scholar.unair.ac.id/en/publications/the-effect-of-saltwater-fish-consumption-by-mother-mice-mus-muscu

AKSES CEPAT