Operasi soket adalah salah satu operasi dibidang mata utuk melakukan penatalaksanaan setelah terjadi trauma atau infeksi. Soket kontraktur merupakan masalah yang sering terjadi paska operasi soket disebabkan karena adanya fibrosis yang menyebabkan pemendekkan jaringan orbita. Proses penyembuhan luka yang tidak baik dapat menyebabkan timbulnya jaringan parut yang berakibat terjadinya soket kontraktur. VEGF adalah salah satu growth factor dalam proses penyembuhan luka. VEGF memegang peranan dalam proses angiogenesis dan pembentukan scar formation. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengetahui pencegahan terhadap terjadinya fibrosis. Agen anti inflamasi dan anti metabolit banyak digunakan sebagai antifibrosis. Penggunaan fibrin glue sebagai terapi alternatif untuk mencegah terjadinya fibrosis telah banyak diterapkan di bidang oftalmologi.
Hewan coba dibagi menjadi empat kelompok, yaitu: kelompok kontrol, kelompok dengan injeksi MMC 0,04 mg/0,1 ml, kelompok dengan injeksi TCA 4 mg/0,1 ml, dan kelompok dengan injeksi fibrin glue 0,1 ml. Observasi dilakukan selama 14 hari sebelum dilakukan pengamatan secara histopatologis pada jaringan tenon konjungtiva hewan coba.
Fibrin glue yang dibuat secara autologus pada penelitian ini juga mampu menurunkan ekspresi VEGF secara signifikan dibandingkan dengan kontrol. Hal dapat diartikan bahwa fibrin glue dapat menjadi sebuah terapi alternatif pada model penyembuhan luka aktif pascaeviserasi untuk mencegah soket kontraktur.
Penulis: Ivon Bremmy Wydha Saputro, Yulia Primitasari, Susy Fatmariyanti, Dyah Fauziah, Budi Utomo
Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada link berkut:
http://balimedicaljournal.org/index.php/bmj/pages/view/indexing





