n

51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa Asing Ini Ingin Menjadi Menteri di Madagaskar

Randriamamisoa Heriniaina Olivia atau yang kerap disapa Olivia, mahasisiwi asing UNAIR asal Madagaskar
Randriamamisoa Heriniaina Olivia atau yang kerap disapa Olivia, mahasisiwi asing UNAIR asal Madagaskar. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – 沦补测补 ingin menjadi pengusaha atau Menteri Perikanan dan kelautan di Madagaskar, ujar Randriamamisoa Heriniaina Olivia atau yang kerap disapa Olivia, mahasisiwi asing UNAIR asal Madagaskar.

Sudah tiga tahun Olivia tinggal di Indonesia. Di tahun 2013 hingga 2014, ia mengikuti program Beasiswa Darmasiswa, program beasiswa dari Pemerintah Indonesia yang dikhususkan bagi siswa dari negara lain yang ingin mempelajari bahasa Indonesia. Olivia mendapatkan kesempatan belajar bahasa Indonesia di salah satu perguruan tinggi di Surabaya.

Nampaknya, Olivia tak kesulitan belajar bahasa Indonesia. Terbukti, setelah satu tahun mengikuti program Darmasiswa, Olivia lancar berbahasa Indonesai dan nyaris tidak ada slip of the tongue ketika berkomunikasi.

Setelah menyelesaikan program Dharmasiswa, Olivia tak langsung pulang ke negara asalnya. Keinginannya untuk kuliah di Indonesia ia mantapkan dengan mendaftar beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) dengan mengambil program studi S-1 di Fakultas Perikanan dan Kelautan UNAIR. Ia lolos seleksi dan resmi tercatat sebagai mahasiswa FPK UNAIR sejak September 2014.

沦补测补 senang sekali bisa berkuliah di sini. Saya menyukai jurusan ini. Sebenarnya di Madagskar ada jurusan ini tapi jauh dari tempat tinggal saya. Kampusnya berada di kota lain, ujar mahasiswa yang tinggal di Asrama Putri, Kampus C UNAIR ini.

Ingin kembangkan potensi laut Madagaskar

Mengambil kuliah di FPK UNAIR bukan tanpa alasan. Hidup di negara kepulauan yang kaya akan potensi alam, membuat Olivia ingin turut andil dalam pengembangan kekayaan di negaranya. Selain berkeinginan untuk menjadi pengusaha, Olivia mengaku ingin menjadi Menteri Perikanan dan Kelautan di Madagaskar.

淎hli perikanan dan kelautan di Madagaskar masih sedikit, ujarnya.

Olivia berharap, bisa lekas menyelesaikan program sarjana dan mendapatkan pekerjan di bidang perikanan dan kelautan di Madagaskar. 沦补测补 ingin pulang, dapat kerjaan dulu di sana. Setelah itu lanjut S2, tambahnya.

Kepada UNAIR NEWS, Olivia banyak bercerita mengenai kekayaan laut di Madagaskar yang melimpah namun kurang begitu dimaanfaatkan. Ia nampak tak sabar untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk diterapkan di negaranya. Jika cita-citanya tercapai untuk menjadi menteri suatu saat nanti, rasanya ia ingin bekerjasama dengan Indonesia.

沦补测补 kan bisa berbahasa Indonesia. Jadi kemampuan komunikasi dalam bahasa Indonesia saya ini bisa saya gunakan ke depannya. Termasuk bila nanti saya jadi orang sukses, saya ingin menjalin kerjasama dengan Indonesia, terangnya.

Hingga kini, setelah lebih dari dua tahun menjadi mahasiswa UNAIR, Olivia mengaku tak mendapatkan kendala yang berarti. Dengan modal bahasa Indonesia yang ia miliki, Olivia tak ragu untuk berkomunikasi dengan teman sejawatnya menggunakan bahasa Indonesia. Itu membuatnya lebih nyaman dan nyambung.

淐uma kadang saya agak bingung dengan bahasa Jawa kalau teman berbicara. Saya tidak paham, ujar Olivia sambal meringis.

Olivia mengaku, sudah paham menulis dan membaca artikel maupun buku diktat dalam bahasa Indonesia. Ia mengaku kagum dengan karakterisitik orang Indonesia yang menurutnya ramah dan suka tersenyum. Kehangatan yang ia dapatkan di lingkungan kuliah maupun asrama, membuatnya merasakan memiliki rumah kedua. Ia juga mengaku, selama berkuliah di UNAIR, ia sangat terbantu dengan rekan-rekan dan staf di International Office and Partnership (IOP).

淒osen dosen di sini baik sekali, semua teman mengerti saya. Jika saya ada yang tidak mengerti, mereka membantu saya hingga mengerti. Itu berarti sekali untuk saya, ungkapnya. (*)

Penulis : Faridah Hariani
Editor : Binti Q. Masruroh

AKSES CEPAT