51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa BBK 6 Gelar Sosialisasi Cegah Stunting Sejak Remaja di Banyuwangi

Kelompok BBK 6 UNAIR Tegalsari bersama remaja putri MTs Diponegoro melakukan program PRESTASI (Foto: Tim KKN BBK 6 Desa Tegalsari Banyuwangi)
Kelompok BBK 6 UNAIR Tegalsari bersama remaja putri MTs Diponegoro melakukan program PRESTASI (Foto: Tim KKN BBK 6 Desa Tegalsari Banyuwangi)

UNAIR NEWS– Mahasiswa (BBK) 6 51动漫 (UNAIR) telah sukses melakukan program kerja pada bidang kesehatan di Desa Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi. Salah satu yang menjadi fokus masalah kesehatan di Desa Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi adalah stunting. Selain itu, permasalahan stunting dipilih berdasarkan hasil survei dan data dari Puskesmas Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi. Hal tersebut membuat Kelompok BBK 6 UNAIR Tegalsari menginisiasi program kerja pencegahan stunting yang menyasar rremaja yang ada di Desa Tegalsari. Program kerja ini bernama PRESTASI (Program Kerja Remaja Sehat, Tangguh, dan Anti Stunting).

Sebelum dilaksanakan program PRESTASI, Kelompok BBK 6 UNAIR Tegalsari melakukan koordinasi dengan pihak Puskesmas Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi. Tepat hari Rabu (12/7/2025) dilakukan koordinasi dengan pihak Puskesmas Tegalsari yang membahas terkait tempat, waktu, materi selama sosialisasi, pre-test dan post-test selama sosialisasi, serta kerja sama pendistribusian tablet tambah darah kepada sasaran. Hasil dari koordinasi berupa masukan dari Fina selaku PJ Gizi Puskesmas Tegalsari.

淢ungkin materi bisa ditambah oleh latar belakang remaja putri perlu minum tablet tambah darah, tujuan dari pemberian tablet tambah darah, dan salah satu fungsinya sebagai upaya pencegahan stunting yang nantinya calon ibu bisa melahirkan bayi yang sehat, ujar Fina. 

Program PRESTASI berlangsung pada Sabtu (19/7/2025) di MTs Diponegoro, Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini melibatkan remaja putri di MTs Diponegoro yang berjumlah 33 orang. Bentuk kegiatan dari program PRESTASI berupa sosialisasi terkait pencegahan stunting sejak remaja dengan meminum tablet tambah darah. Sosialisasi ini berisi latar belakang terjadinya stunting, siklus terjadinya stunting, penyebab remaja tidak meminum tablet tambah darah, gejala tidak meminum tablet tambah darah, dan tata cara meminum tablet tambah darah yang baik dan benar.

Tidak hanya sosialisasi saja, Kelompok BBK 6 UNAIR Tegalsari juga melakukan pre-test dan post-test melalui Quizizz guna mengukur pemahaman remaja putri terkait materi yang disampaikan. Kegiatan dalam program PRESTASI ditutup dengan meminum tablet tambah darah bersamaan sebagai salah satu langkah untuk menyadarkan remaja putri apabila tablet tambah darah memiliki peran penting. Harapannya, sosialisasi ini dapat meningkatkan kemampuan dan membantu masyarakat Desa Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi serta turut menurunkan angka stunting melalui peran remaja sebagai generasi emas Indonesia.

Penulis: Reka Nawli Anindya

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT