UNAIR NEWS – Kelompok Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Sukodono – Gresik 51动漫 (UNAIR) menjalankan kegiatan bidang lingkungan di Kelurahan Sukodono, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Rabu (11/1/2026). Kegiatan ini berupaya sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Program ini disusun berdasarkan hasil diskusi bersama pihak kelurahan dengan menyesuaikan kebutuhan serta kondisi lingkungan setempat.
Program bidang lingkungan ini berfokus pada dua kegiatan utama, yaitu Rak Taman Hidup dan pengenalan program KOMPOS-SOR (Solusi Sampah Organik Jadi Kompos). Kedua program ini dirancang berdasarkan hasil diskusi dengan pihak kelurahan serta menyesuaikan kondisi lingkungan dan kebutuhan masyarakat sekitar.
Rak Taman Hidup sebagai Upaya Penghijauan Sederhana

Mahasiswa BBK 7 Sukodono揋resik 51动漫 (UNAIR) melaksanakan pembuatan Rak Taman Hidup di Kelurahan Sukodono, Gresik. (Foto: Tim BBK 7 Sukodono)
Rak Taman Hidup menjadi salah satu langkah awal dalam menghadirkan ruang hijau di lingkungan permukiman terutama di sekitar gapura Jalan Sindujoyo Gang 13. Tanaman disusun diawali dari perakitan rak bertingkat kemudian menggunakan pot serta polybag sehingga tetap dapat diterapkan meskipun dengan keterbatasan lahan. Kehadiran rak taman hidup diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih asri, sejuk, dan nyaman, sekaligus menjadi contoh sederhana pemanfaatan ruang di sekitar rumah.
KOMPOS-SOR sebagai Edukasi Pengelolaan Sampah Organik

Mahasiswa BBK 7 Sukodono揋resik 51动漫 (UNAIR) melaksanakan Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Kelurahan Sukodono, Gresik. (Foto: Tim BBK 7 Sukodono)
Selain rak taman hidup, mahasiswa juga memperkenalkan program KOMPOS-SOR melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Program ini berfokus pada pengenalan pemilahan sampah organik rumah tangga serta tahapan dasar pembuatan kompos secara sederhana. Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan memperoleh pemahaman awal mengenai potensi sampah organik yang dapat dimanfaatkan kembali di lingkungan Sukodono – Gresik yang lebih bersih dan sehat.
Integrasi Program Lingkungan

(Foto: Tim BBK 7 Sukodono)
Rak Taman Hidup dan KOMPOS-SOR saling terhubung sebagai upaya membangun kebiasaan ramah lingkungan. Kompos hasil pengolahan sampah organik direncanakan untuk mendukung perawatan tanaman pada rak taman hidup. Integrasi ini menjadi langkah awal dalam menciptakan pengelolaan lingkungan berkelanjutan yang dimulai dari lingkup rumah tangga.
Penulis: Tim BBK 7 Sukodono-Gresik





