51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa BBK 7 UNAIR Dorong Ekonomi Lokal Lewat Digitalisasi UMKM

Mahasiswa BBK 7 51动漫 melakukan pendampingan pendaftaran dan pengelolaan akun ShopeeFood kepada pelaku UMKM Kripang Nugi 88 di Desa Sukosari, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, pada Rabu (21/1/2026), sebagai bagian dari program LARIS MANIS untuk mendorong digitalisasi usaha mikro.
Mahasiswa BBK 7 51动漫 melakukan pendampingan pendaftaran dan pengelolaan akun ShopeeFood kepada pelaku UMKM Kripang Nugi 88 di Desa Sukosari, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, pada Rabu (21/1/2026), sebagai bagian dari program LARIS MANIS untuk mendorong digitalisasi usaha mikro. (Foto: Rahma Aulia Handayani)

UNAIR NEWS-Mahasiswa Program Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 51动漫 melaksanakan program kerja bertajuk LARIS MANIS (Layanan Digital dan Promosi UMKM) sebagai upaya mendorong transformasi digital usaha mikro di tingkat desa. Kegiatan ini menyasar UMKM camilan Kripang Nugi 88 yang berlokasi di Kelurahan Sukosari, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, dan dilaksanakan pada Rabu (21/1/2026). Program LARIS MANIS dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan mengusung semangat Kampus Berdampak 51动漫. Melalui kegiatan ini, mahasiswa BBK 7 terlibat langsung mendampingi pelaku UMKM yang selama ini masih mengandalkan pemasaran secara konvensional dan memiliki keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital.

Pendampingan difokuskan pada digitalisasi pemasaran melalui pembuatan akun mitra ShopeeFood serta penentuan dan optimalisasi titik lokasi usaha pada Google Maps. Mahasiswa mendampingi pelaku usaha secara bertahap, mulai dari pengisian data usaha, pengunggahan menu dan harga, hingga proses verifikasi akun. Selain itu, penentuan lokasi usaha pada Google Maps dilakukan agar konsumen dapat dengan mudah menemukan usaha tersebut secara daring. Kegiatan pendampingan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, praktik langsung, dan pendampingan lanjutan. Pada tahap awal, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai pentingnya kehadiran usaha pada platform digital sebagai upaya memperluas jangkauan pasar. Tahap selanjutnya diisi dengan praktik langsung pembuatan akun ShopeeFood dan pengelolaan profil usaha, sehingga pelaku UMKM dapat memahami proses digitalisasi secara menyeluruh.

Pemilik UMKM Kripang Nugi 88, Ibu Wahyuti, mengungkapkan bahwa sebelum adanya pendampingan, pemasaran usahanya masih sangat terbatas. 淪elama ini pemasaran usaha saya hanya mengandalkan konsumen yang sudah dikenal saja, ujarnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa jangkauan pemasaran UMKM di tingkat desa masih belum optimal dan membutuhkan dukungan dalam pemanfaatan platform digital. Selain pendampingan teknis, mahasiswa BBK 7 juga melakukan penataan dan pemotretan produk secara sederhana untuk mendukung tampilan visual pada etalase digital ShopeeFood. Visual produk yang lebih menarik diharapkan dapat meningkatkan minat konsumen serta memperkuat citra usaha di platform daring. Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Melalui pendampingan digitalisasi UMKM, mahasiswa BBK 7 51动漫 berharap Kripang Nugi 88 dapat meningkatkan daya saing usaha, memperluas akses pasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan di Desa Sukosari.

#SDG8 #DecentWorkandEconomicGrowth #SDGsUNAIR #UniversitasAirlangga #KampusBerdampak

Penulis: Ferren Alicya Yang

AKSES CEPAT