Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 51动漫 menyelenggarakan
kegiatan 淓CO JEL yaitu edukasi pembuatan sabun dari minyak jelantah sebagai upaya
pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan pada
hari Jumat (23/1/2026) di Kantor Balai Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten
Gresik, dengan melibatkan ibu-ibu PKK dan perwakilan setiap RW sebagai peserta.
Minyak jelantah yang dibuang sembarangan atau digunakan berulang kali berisiko
menimbulkan masalah kesehatan, seperti gangguan pencernaan, meningkatnya kadar
kolesterol, hingga penyakit jantung. Dari sisi lingkungan, minyak jelantah dapat mencemari
saluran air dan tanah, mengganggu ekosistem, serta menurunkan kualitas lingkungan
sekitar. Berdasarkan permasalahan tersebut, mahasiswa BBK 7 menghadirkan solusi
sederhana, yaitu mengolah minyak jelantah menjadi sabun yang bermanfaat dan dapat
digunakan maupun sebagai peluang usaha kecil. Melalui program ini diharapkan dapat
mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga secara
lebih bijak.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian minyak
jelantah, dampak kesehatan, serta risiko pencemaran lingkungan yang ditumbulkan.
Selanjutnya mahasiswa BBK 7 memberikan pelatihan pembuatan sabun dari minyak jelantah
melalui praktik langsung dengan melibatkan perwakilan masyarakat. Untuk efisiensi
kegiatan, tahap penyaringan minyak jelantah dilakukan sebelum pelaksanaan. Pada sesi
praktik, masyarakat secara langsung mempelajari proses mencampur bahan, pengadukan
hingga mencapai konsistensi kental menyerupai mayones, serta mencetak sabun. Kegiatan
ini dirancang secara interaktif supaya peserta dapat memahami setiap tahapan pembuatan
sabun dengan baik.
淜egiatan ini sangat berkesan karena kami mendapatkan ilmu baru. Selama ini minyak
jelantah hanya dibuang, padahal ternyata bisa diolah menjadi sabun yang bermanfaat, ujar
Bu Ika Agustina, salah satu warga Desa Kembangan.
Kegiatan 淓CO JEL juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 4
(Quality Education) melalui edukasi nonformal pengelolaan limbah, SDG 6 (Clean Water and
Sanitation) melalui pengurangan pencemaran air, SDG 8 (Decent Work and Economic
Growth) dengan membuka peluang usaha produktif berbasis lingkungan, SDG 9 (Industry,
Innovation, and Infrastructure) melalui inovasi pengolahan limbah rumah tangga, serta SDG
12 (Responsible Consumption and Production) melalui penerapan pengelolaan limbah secara
berkelanjutan.
Berita ini mendukung SDG 4: Quality Education, SDG 6: Clean Water and Sanitation, SDG 8:
Decent Work and Economic Growth, SDG 9: Industry, Innovation, and Infrastructure, dan
SDG 12: Responsible Consumption and Production.
Penulis: Ladya, Jasmine, Eny Qurniyawati





