UNAIR NEWS – Tim BBK 7 51 melaksanakan Program Kerja TUNTAS (Tumbuh Unggul Tanpa Stunting) pada 22 Januari 2026 di Desa Bantengan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak. Program ini berfokus pada upaya pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan kesehatan sejak dini (22/1/2026).
Kegiatan ini melibatkan Tim BBK 7 Desa Bantengan 51 dengan sasaran 11 orang peserta, yang sebagian besar merupakan ibu balita. Para peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam keluarga dan lingkungan sekitar dalam menerapkan pola asuh dan pemenuhan gizi yang tepat guna mencegah stunting.
Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan di Desa Bantengan, dengan total anak sebanyak 17 orang. Kondisi ini berpotensi memberikan dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Oleh karena itu, Program Kerja TUNTAS hadir untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang merupakan periode emas pertumbuhan anak.
Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi tentang MP-ASI, mulai dari pengertian MP-ASI, waktu dan frekuensi pemberian yang tepat, prinsip MP-ASI, serta komposisi bahan makanan yang dianjurkan dan tidak dianjurkan. Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai gizi seimbang, pentingnya asupan nutrisi bagi balita, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat sebagai langkah preventif stunting.

Pendampingan langsung pembuatan MP-ASI biscuit banana pie dan sempol ayam oleh Mahasiswa BBK 7 (Foto: Dok. Tim BBK 7)
Tidak hanya berupa penyampaian materi, Tim BBK 7 juga mengadakan demonstrasi praktek pembuatan MP-ASI. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para ibu yang aktif bertanya terkait bahan dan variasi menu MP-ASI.Dengan adanya praktik langsung, kami jadi lebih paham cara membuat MP-ASI yang bergizi dan sesuai untuk anak, ujar salah satu peserta kegiatan.
Program Kerja TUNTAS ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3, yaitu Good Health and Well-Being, melalui upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan ibu dan anak. Melalui kegiatan ini, Tim BBK 7 Bantengan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting semakin meningkat sehingga dapat mewujudkan generasi yang sehat, unggul, dan berdaya saing di masa depan.





