UNAIR NEWS Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 51 (UNAIR) Surabaya melaksanakan program Taman Baca Pelita Desa di TPQ Al Falah Desa Jajag, Kamis (22/1/2026). Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca, literasi dasar, serta memberikan ruang belajar yang edukatif dan menyenangkan bagi anak-anak. Kegiatan ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Program Taman Baca Pelita Desa diikuti oleh para santri TPQ Al Falah dengan penuh antusias. Kegiatan meliputi membaca buku cerita edukatif, pendampingan belajar, permainan literasi, serta pengenalan pentingnya membaca sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, mahasiswa BBK 7 UNAIR berupaya menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan nonformal, sejalan dengan SDGs 4.
Mahasiswa BBK 7 Jajag berperan sebagai pendamping dan fasilitator yang membimbing anak-anak dalam kegiatan membaca dan belajar. Selain meningkatkan kemampuan literasi, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai disiplin, kepercayaan diri, dan semangat belajar. Pembekalan literasi dasar sejak dini diharapkan dapat menjadi pondasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan, yang berkaitan dengan SDGs 8, yaitu peningkatan kapasitas individu agar siap menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
Keberadaan Taman Baca Pelita Desa juga menjadi salah satu bentuk upaya pencegahan kemiskinan melalui jalur pendidikan. Dengan akses bacaan dan pendampingan belajar yang lebih baik, anak-anak desa memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup di masa depan, selaras dengan tujuan SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan).
Salah satu santri TPQ Al Falah menyampaikan rasa senangnya mengikuti kegiatan ini.
Saya senang bisa membaca banyak buku dan belajar bersama kakak-kakak mahasiswa. Kegiatannya seru dan membuat saya jadi lebih semangat belajar, ujar salah satu santri.
Pengurus TPQ Al Falah Desa Jajag menyambut baik pelaksanaan program Taman Baca Pelita Desa ini. Program tersebut dinilai sangat membantu dalam mendukung proses pembelajaran santri serta memperkaya kegiatan pendidikan keagamaan dengan pendekatan literasi. Kolaborasi antara mahasiswa 51, TPQ, dan masyarakat desa ini menjadi wujud nyata implementasi SDGs 17, yaitu kemitraan antar lembaga dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Melalui program Taman Baca Pelita Desa, mahasiswa BBK 7 51 berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat desa. Kegiatan ini menjadi bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pendekatan edukatif, kolaboratif, dan berkelanjutan guna mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan.
Penulis: Pradana Setiyadi





